Tips Cara Cek Judul Skripsi Agar Tidak Sama dengan Yang Lain

Cara Cek Judul Skripsi Agar Tidak Sama

Menentukan judul skripsi sering kali jadi tantangan tersendiri bagi mahasiswa. Tak hanya harus relevan dan menarik, judul juga harus unik dan belum pernah dipakai oleh mahasiswa yang lain dari berbagai universitas tentunya, agar lolos tahap persetujuan dosen pembimbing. Judul yang mirip atau sama bisa membuat penelitianmu dianggap plagiat, bahkan bisa ditolak oleh dosen pembimbing. 

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara cek judul skripsi agar tidak sama dengan milik mahasiswa lain. Melalui panduan berikut, kamu bisa memeriksa keaslian ide skripsimu secara mudah, cepat, dan akurat. Yuk, simak langkah-langkah cara cek judul skripsi agar tidak sama agar risetmu diterima dan berjalan lancar tanpa revisi berulang.

Cara Cek Judul Skripsi Agar Tidak Sama

1. Periksa Repositori Internal Kampus

Langkah pertama yang paling efektif agar judul skripsi yang kamu buat tidak sama dengan mahasiswa yang lain adalah mengecek repositori skripsi kampusmu. Hampir semua universitas kini memiliki perpustakaan digital atau repositori online yang bisa diakses melalui situs web resmi universitas. Masuklah ke menu perpustakaan, kemudian gunakan fitur pencarian dengan kata kunci yang relevan dengan judul skripsimu.

Contohnya, jika kamu menulis tentang “pengaruh media sosial terhadap prestasi belajar,” ketik beberapa kata kunci utama seperti media sosial, prestasi belajar, atau pengaruh media. Dari hasil pencarian itu, kamu bisa melihat apakah sudah ada skripsi dengan topik serupa. Bila ada yang mirip, cobalah ubah fokus penelitianmu agar lebih spesifik atau menggunakan pendekatan berbeda untuk mendapatkan topik dan judul yang berbeda pula.

2. Manfaatkan Google Scholar

Selain repositori kampus, Google Scholar (scholar.google.com) juga menjadi sumber utama untuk memeriksa keaslian judul skripsi dan memeriksa judul skripsi dari mahasiswa di universitas yang lain. Caranya mudah, cukup masukkan calon judul atau beberapa kata kunci utamanya pada kolom pencarian.

Hasilnya akan menampilkan berbagai karya ilmiah, jurnal, dan tesis yang sudah dipublikasikan di seluruh dunia. Dari sini kamu bisa menganalisis apakah ide penelitianmu sudah banyak dibahas atau masih jarang. Selain itu, kamu juga bisa membaca beberapa referensi dari penelitian terdahulu untuk memperkaya latar belakang teorimu yang dapat membantumu untuk menulis skripsi.

3. Telusuri Perpustakaan Nasional (Perpusnas)

Langkah berikutnya adalah mengunjungi situs e-resources.perpusnas.go.id, yang merupakan portal digital resmi milik Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas). Situs ini menyediakan ribuan koleksi jurnal, buku, dan karya ilmiah dari berbagai bidang.

Kamu bisa membuat akun gratis menggunakan NIK (Nomor Induk Kependudukan), lalu menelusuri koleksi skripsi, tesis, dan disertasi yang tersimpan di database nasional. Dengan begitu, kamu dapat memastikan bahwa judulmu tidak sama dengan karya mahasiswa dari kampus lain di seluruh Indonesia.

4. Gunakan Basis Data Penelitian Lain

Selain Google Scholar dan Perpusnas, kamu juga bisa memanfaatkan platform penelitian yang lain, misalnya seperti ResearchGate, Academia.edu, atau Portal Garuda (garuda.kemdikbud.go.id). Berbagai situs ini menyediakan berbagai publikasi ilmiah yang dapat kamu akses, baik secara gratis maupun berbayar.

Cara mencarinya juga mudah. Kamu hanya perlu mencari dengan cara mengetik beberapa kata kunci dari rencana judul skripsimu dan perhatikan hasil pencariannya. Jika banyak penelitian dengan topik yang sama, kamu bisa memodifikasi judulmu dengan menambah variabel baru, membatasi lokasi penelitian, atau mengubah metode penelitian agar lebih orisinal.

BACA JUGA: Isi Proposal Penelitian

5. Tanya dan Diskusi dengan Dosen Pembimbing

Terakhir, jangan ragu untuk berdiskusi langsung dengan dosen pembimbing mengenai judul atau topik yang ingin kamu angkat. Mereka biasanya memiliki pengalaman luas dalam membimbing mahasiswa dan mengetahui topik-topik apa saja yang sudah banyak diteliti dan mereka juga akan memberikan saran yang terbaik untuk topik atau judul skripsi yang akan kamu buat, sehingga topik dan judul skripsi yang akan kamu lebih bermanfaat dan juga bebas dari plagiasi.

Kamu bisa menunjukkan berbagai daftar judul yang sudah kamu temukan dari hasil risetmu, lalu kamu bisa meminta saran tentang kepada dosen pembimbing mengenai judul mana yang paling layak dilanjutkan. Dalam diskusi ini, antara mahasiswa dan dosen pembimbing biasanya tidak hanya dapat memastikan keaslian judul, tapi juga membuat dosen pembimbing dapat lebih memahami arah penelitian yang akan kamu buat sejak awal.

Dengan mengikuti kelima langkah di atas, kamu memiliki kemungkinan lebih besar untuk bisa memastikan judul skripsimu unik, relevan,  bebas duplikasi, dan tentunya bermanfaat bagi penelitian berkelanjutan. Jadi, sebelum mengajukan proposal, ada baiknya untuk meluangkan waktu lebih banyak untuk cek judul skripsi agar tidak sama.

Cara ini bukan hanya dapat membantu menghindarkanmu dari penolakan dari dosen pembimbing, akan tetapi juga meningkatkan kualitas penelitian yang akan kamu hasilkan.

Tips terakhir, masukkan penelitian terdahulu di skripsimu. Tujuannya, supaya bisa bedain mana yang baru dari penelitianmu itu. Kalau belum paham, silakan baca artikel ini: Penelitian Terdahulu yang Relevan dan Cara Mencarinya

Bagikan Artikel Ini