Contoh Portofolio Mahasiswa untuk Magang atau Daftar Kerja

Contoh Portofolio Mahasiswa

Bagi kamu yang baru lulus atau fresh graduate tentunya harus mempersiapkan diri untuk menghadapi dunia kerja. Ada banyak hal yang harus dipersiapkan ketika melamar pekerjaan di sebuah perusahaan. Namun, mahasiswa sering terpaku pada satu hal saja yaitu CV.

Pada kenyataannya, CV bukanlah penentu fresh graduate untuk diterima kerja di sebuah perusahaan. Tahukah kamu dokumen apa yang harus dilampirkan bersama CV? Kamu harus melampirkan portofolio juga untuk meyakinkan rekruter ketika sedang melamar pekerjaan.

Sebelum membahas lebih jauh tentang portofolio, yuk cari tahu dulu apa itu portofolio? Simak informasi berikut ya!

Apa sih portofolio itu?

Portofolio merupakan kumpulan karya berisi kualifikasi, keterampilan, pendidikan, dan pengalaman kamu. Portofolio ini bisa memberikan gambaran tentang potensi keahlian dan kepribadian kamu.

Fungsi portofolio pun beragam. Portofolio bisa digunakan untuk mendaftar kuliah, melamar pekerjaan, magang, beasiswa, dan personal branding. Oleh karena itu, portofolio sangat penting untuk menunjang karirmu di masa depan.

Apa perbedaan antara CV dengan portofolio?

Meskipun sama-sama berbentuk dokumen, namun CV dan portofolio mempunyai beberapa perbedaan loh. Perbedaan tersebut meliputi beberapa hal berikut:

CV

CV digunakan untuk memberitahukan siapa diri kamu melalui biodata, latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, dan kemampuan yang kamu miliki. CV mencakup data lengkap namun ringkas pada kertas A4 atau HVS.

Penulisannya meliputi informasi diri, deskripsi diri, riwayat pendidikan, riwayat pekerjaan, dan skill yang kamu kuasai. CV bisa digunakan berulang kali untuk melamar berbagai pekerjaan. Namun, CV hanya bisa digunakan untuk melamar kerja.

Portofolio

Portofolio digunakan untuk menunjukkan skill dan potensi yang kamu miliki. Portofolio menjadi bukti kebenaran informasi yang kamu tulis dalam CV. Portofolio mencakup hasil karya yang dipresentasikan secara detail dengan ukuran yang beragam.

Penulisan portofolio meliputi informasi pribadi, pencapaian, kumpulan karya, kontak informasi. Portofolio bersifat spesifik karena hasil karyanya disusun sesuai dengan posisi yang kamu lamar.

Portofolio tidak hanya digunakan untuk melamar pekerjaan, tetapi juga mengembangkan personal branding, menawarkan jasa atau servis, mempresentasikan bisnis (company profile), dan lain sebagainya.

Baca juga: 10 Skill yang Perlu Dikembangkan Mahasiswa

Bagaimana sih cara membuat portofolio yang menarik?

cara membuat portofolio yang menarik
Cara membuat portofolio yang menarik

Portofolio yang bagus dan menarik berpeluang besar untuk menarik perhatian Rekruter. Jadi jangan buat portofolio asal-asalan ya. Hal itu membuat Rekruter tidak tertarik bahkan malas membacanya. Bagaimana sih cara membuat portofolio yang menarik? Berikut penjelasannya

1. Tentukan media portofolio kamu

Sebelum mulai membuat portofolio, tentukan dulu medianya, apakah online atau offline seperti buku. Namun di era digital seperti sekarang, portofolio online lebih diminati karena bisa dibagikan kepada siapapun dan kapanpun.

Dengan menu edit di internet, kamu bisa mengubah konten, gambar, video, dan teks dengan mudah. Kamu juga bisa menambahkan karya baru ke dalam portofolio online kamu.

2. Pilih karya yang ingin kamu tunjukkan

Kumpulkan semua karya terbaik kamu termasuk desain, artikel, foto, maupun video yang kamu buat. Namun, jika pekerjaanmu tidak berhubungan dengan visual yang bisa dilihat secara langsung, kamu tidak perlu khawatir karena portofolio mahasiswa tidak harus berhubungan dengan visual. 

Kamu bisa memasukkan foto ketika berpartisipasi dalam suatu organisasi kampus, sertifikat yang kamu raih, surat pujian ataupun evaluasi dari dosen kamu.

3. Tentukan layout atau struktur portofolio kamu

Layout atau struktur portofolio juga harus kamu perhatikan. Layout yang rapi dan sistematis (urut) akan memberikan nilai plus pada portofolio.

a. Judul dan halaman depan

Desain judul dan cover portofolio kamu semenarik mungkin agar bisa menarik perhatian Rekruter.

b. Daftar isi

Portofolio yang bagus diawali dengan daftar isi untuk memudahkan Rekruter melihat hasil karya kamu selama ini. Buatlah daftar isi di bagian awal secara sistematis mulai dari pengenalan diri dan seterusnya.

c. Kata pengantar

Buatlah kalimat pengantar yang singkat seperti pada CV. Tambahkan juga tujuan karir yang ingin dicapai dan pencapaian sebelumnya untuk menunjukkan kualitas kamu dalam bekerja.

d. Data diri

Perkenalkan dan deskripsikan dirimu pada bagian ini. Kamu bisa menambahkan foto dan kontak informasi.

e. Skill dan pengalaman

Perusahaan akan menilai pelamar kerja berdasarkan skill yang dimiliki. Maka dari itu, tambahkan semua skill yang kamu miliki agar Rekruter bisa menilai dengan tepat. Selain itu, tambahkan juga pengalaman profesional sesuai dengan posisi pekerjaan yang kamu lamar.

f. Contoh Karya

Bagian ini berisi kumpulan karya yang kamu buat. Kelompokan karyamu berdasarkan jenis ataupun bidangnya agar rapi dan terstruktur. Masukkan juga deskripsi pada setiap karyamu.

4. Bangun konten portofolio kamu

Setelah struktur dan layout portofolio sudah kamu buat, selanjutnya bangun konten portofoliomu! Berikut adalah beberapa cara untuk membangun portofolio:

a. Mulai bangun portofoliomu lebih awal

Bagi kamu yang berperan sebagai aktivis kampus, pasti sudah mengikuti berbagai aktifitas atau proyek yang bisa kamu tambahkan ke dalam portofoliomu. Mulailah untuk membangun portofolio lebih awal agar hasilnya lebih maksimal.

b. Jujur dan tunjukkan kreatifitas kamu

Banyak mahasiswa beranggapan bahwa mereka harus tampil luar biasa untuk menarik perhatian Rekruter. Namun, kejujuran dan originalitas menjadi aspek utama bagi rekruter ketika melihat portofolio mahasiswa.

c. Masukkan karya terbaik saja

Rekruter tidak akan menghabiskan waktu terlalu lama untuk menilai satu portofolio. Maka dari itu, tunjukkan karya terbaik kamu saja ya.

Bagi kamu yang sudah berpengalaman pasti sudah banyak menghasilkan karya. Masukkan semua karyamu dan utamakan yang paling relevan. Hasil karya bisa berupa sertifikat, desain, tulisan, dan yang sebagainya.

Bagi fresh graduate yang belum berpengalaman, maka bisa memasukkan tugas kuliah bahkan proyek mahasiswa yang pernah dilakukan.

d. Tunjukkan keragaman dalam portofolio mahasiswa kamu

Tunjukkan berbagai karya yang kamu raih ke dalam portofoliomu. Hal ini menunjukkan bahwa kamu adalah orang yang versatile atau fleksibel.

Sebagai contoh, portofolio desainer grafis akan lebih baik jika memuat karya seperti poster, logo, ataupun UI.

e. Buat secara simple tapi jelas

Desain portofolio sebaiknya simpel tapi jelas dalam menyampaikan informasi yang ingin ditonjolkan. Jangan desain secara kompleks karena bisa membuat rekruter bingung dan gunakan bahasa yang mudah dipahami.

Artikel yang perlu kamu baca: 10 Alasan Kuliah di Luar Negeri

5. Apa saja sih hal-hal yang harus ada dalam portofolio mahasiswa?

Agar portofoliomu menjadi lebih menarik, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan perhatikan ketika membuat portofolio. Apa saja itu? Yuk simak bersama-sama.

  1. Ringkasan karir berisi paragraf singkat mengenai skill, pengalaman, dan pencapaian yang relevan sesuai posisi yang dilamar
  2. Tujuan karir berisi pernyataan tentang profesional dan tujuan yang ingin dicapai agar rekruter mengetahui motivasi kerja pelamar.
  3. Biografi singkat berisi informasi diri secara singkat dan jelas seperti pencapaian dan kelebihan yang kamu miliki
  4. Keterampilan khusus berisi kemampuan yang kamu miliki berdasarkan pendidikan, pengalaman, dan pekerjaan sebelumnya.
  5. Pencapaian berisi keberhasilan kinerja sebelumnya atau implementasi ide yang positif untuk perusahaan.
  6. Penghargaan berisi prestasi yang pernah dicapai sebelumnya agar rekruter yakin terhadap kinerja dan kontribusi kamu ketika bekerja.
  7. Pengembangan karir berisi antusias dan ketertarikanmu untuk terus belajar demi kemajuan karir yang lebih baik.

6. Seperti apa sih contoh portofolio mahasiswa?

Ada banyak contoh proyek mahasiswa yang bisa dijadikan portofolio sebagai persiapan memasuki dunia kerja. Salah satunya proyek dari Universitas Prasetiya Mulya yaitu pembuatan software di Apple Developer Academy. Akademi paling bergengsi ini tidak hanya diperuntukkan untuk mahasiswa jurusan IT saja tetapi terbuka untuk semua jurusan.

Mahasiswa yang sudah lulus pastinya mendapatkan banyak manfaat mulai dari networking dan pengembangan skill baik hard skill maupun soft skill. Selain itu, masih ada proyek lain yang dihasilkan oleh mahasiswa Universitas Prasetiya Mulya dari berbagai kompetisi baik berasal dari luar maupun dalam kampus. Mulai dari Waste Warrior, Hologram Buffet, Allianz CyberSecure Pro, Mata, dan lain sebagainya.

Nah, itulah informasi mengenai portofolio mahasiswa. Buatlah portofolio semenarik mungkin agar rekruter tidak ragu menerimamu untuk bekerja. Jangan lupa untuk terus belajar dan upgrade skill agar keahlianmu semakin berkembang dan berkualitas. (Devi)

Baca juga: