5 Dampak Negatif Mengikuti Organisasi Mahasiswa

Dampak Negatif Mengikuti Organisasi Mahasiswa

Menjadi seorang aktivis kampus yang super padat dengan seabrek event-event, ternyata ada dampak negatifnya loh. Jika dampak negatif mampu membentuk kebiasaan kamu, maka dapat berdampak negatif jangka  Penasaran bukan?

Seperti apa sih dampak negatif mengikuti organisasi mahasiswa? Padahal kan, mengikuti organisasi mahasiswa itu identic dengan hal-hal positif dan melatih mental.

Berikut adalah dampak negatif mengikuti organisasi mahasiswa yang umum dirasakan mahasiswa.

1. Kurang Istirahat Karena Banyak Kegiatan

Dampak negatif mengikuti organisasi mahasiswa adalah kurang istirahat karena banyak kegiatan. Nah, ada beberapa organisasi kampus yang memang produktif banget. Sehingga tidak hanya menyita waktu untuk istirahat. Sehingga jam tidur kamu berkurang. 

Sebenarnya kesibukan mengikuti kegiatan organisasi kampus baik, dan itu sah-sah saja. Karena secara tidak langsung mental kamu pun akan terbentuk. Tetapi jika kesibukan tersebut pada akhirnya sampai mengubah kebiasaan kamu, maka ini menjadi masalah besar. Karena kurang istirahat jangka Panjang dapat menimbulkan gangguan Kesehatan. 

2. Mudah Sakit Karena Memaksakan Diri Banyak Kegiatan

Ada banyak dampak negatif yang ditimbulkan, jika terlalu sibuk menjadi aktivis. salah satu dampaknya adalah mudah sakit, akibat terlalu memaksakan diri. Selain mudah sakit, ada dampak yang menyertai lainnya. Dimana penyakit penyerta tersebut sebenarnya sepele dan kecil, namun sangat berdampak cukup serius.

Adapun penyakit yang ditimbulkan jangka panjang, yaitu peluang mengalami penyakit kronis seperti gangguan jantung, tekanan darah tinggi, diabetes, obesitas, depressi, autoimun dan masih banyak ancaman kesehatan lain. Tentu saja, kamu tidak ingin gara-gara memaksakan diri ikut kegiatan ini itu, dapat menimbulkan penyakit kronis seperti itu bukan? Jadi mulai sekarang, mulai manajemen waktu.

3. Kuliah Terabaikan Sehingga Tidak Lulus Tepat Waktu

Kamu juga harus flashback Kembali, apa sih tujuan kamu kuliah? Ingin menyelesaikan program sarjana? Atau memang focus ikut organisasi? Rata-rata, keluhan mahasiswa yang aktif mengikuti organisasi akibat kesibukan, karena kehilangan focus.

Sehingga fokus utama terabaikan. Dampaknya tidak lulus tepat waktu. Ada banyak faktor kenapa kuliah menjadi terabaikan, bisa karena sulit berkonsentrasi saat pelajaran. Rendahnya konsentrasi dipengaruhi oleh faktor rasa Lelah, merasa mengantuk saat ada di kelas. Sehingga kemampuan mengingat pun rendah. Sehingga terjadi kesulitan belajar dan berdampak pada tidak lulus-lulus. 

4. Tingkat Stress Bisa Lebih Tinggi

Jika kamu merasa sudah mulai malas berangkat kuliah, malah kuliah dan muncul perasaan malas lain. Maka perlu dipertanyakan. APakah karena benar-benar rasa malas. Atau karena gejala stress menghampiri? Jika ternyata itu tanda gejala stress, tidak ada salahnya untuk memberi waktu untuk diri sendiri. 

Jika sumber utamanya stress akibat banyak tuntutan, tekanan dan padatnya aktivitas. Maka kamu bisa merenung sejenak. Memberi Waktu untuk diri kamu agar tetap waras berfikir.  Jangan ijinkan stress mengambil alih diri sendiri. Stress menjadi dasar alasan banyak mahasiswa yang merasa putus asa, tidak memiliki harapan dan muncul banyak perasaan negatif. Dimana rasa stress ini secepat mungkin dan sedini mungkin untuk di hilangkan. 

Jika kamu sudah merasa stress berat, tidak ada salahnya kok kamu melepaskan beban. Cukup fokus kuliah sampai selesai terlebih dahulu. Karena yang lebih penting itu kewarasan mental kamu. Untuk apa bertahan, jika jiwamu tidak mampu menopang beban. 

5. Lupa Mengejar Prestasi Akademik

Dampak negatif mengikuti organisasi mahasiswa yang terakhir adalah, lupa mengejar prestasi akademik. Apakah kamu merasakan hal ini juga? Khususnya buat kamu yang sebelumnya memang sudah terbiasa menyabet ajang kejuaraan.

Tiba-tiba setelah mengikuti organisasi kampus, disibukkan dengan seabrek event . Sehingga tanpa disadari, kemampuan dulu yang sering ikut ajang perlombaan tidak lagi diikuti. Sehingga tidak lagi mendapatkan prestasi atau semacamnya.

Dampak Negatif Mengikuti Organisasi Mahasiswa
Infografis Dampak Negatif Mengikuti Organisasi Mahasiswa

Sebenarnya hal ini tidak menjadi masalah, toh mengikuti organisasi juga kegiatan positif yang menempa mentalitas dan menambah pengalaman. Tetapi ada beberapa tipe orang yang lebih penting mendapatkan kejuaraan atau semacamnya. 

Kalau kalian lebih memilih organisasi seperti himpunan mahasiswa, mungkin kamu masih bisa mengejar prestasi akademik ini entah di sisi IPK, Lomba LKTI atau bahkan bisa mengembangkan riset sesuai dengan keilmuan jurusan. Saranku, lebih baik kamu baca juga deh tentang himpunan ini di artikel mengenal himpunan mahasiswa.

Nah, kamu termasuk yang tipe mana nih? Sebenarnya tidak ada pilihan yang salah dan benar. Karena pandangan setiap orang itu memang berbeda-beda. Semua hanya bergantung pada keputusan masing-masing kamu saja. Semoga sedikit ulasan dampak negatif mengikuti organisasi mahasiswa ini bermanfaat. (Irukawa Elisa)

Artikel sebelumnya: 9 Pertanyaan Wawancara Organisasi Kampus dan Cara Menjawab

Baca juga: