Apakah Kuliah Itu Susah? Pahami 4 Fase Penting dalam Kuliah

Apakah kuliah itu susah

Apakah kuliah itu susah? Sebuah pertanyaan klise yang acap kali dilontarkan oleh calon mahasiswa. Pertanyaan ini sebenarnya pertanyaan yang wajar karena rata-rata lulusan SMA/K/MA yang memang belum pernah kuliah, pasti banyak kekhawatiran akan dunia perkuliahan.

Jadi, untuk menjawab rasa pertanyaan tersebut, maka kamu wajib baca artikel ini sampai selesai karena dunia kampus membahas dalam 4 fase penting untuk dilewati dalam perkuliahan.

Apakah Kuliah Itu Susah?

Banyak calon mahasiswa yang bertanya-tanya. Apakah kuliah itu susah? Sebuah pertanyaan sebenarnya jawabannya tergantung dari niat masing-masing. Bagi calon mahasiswa yang menjadikan tujuan kuliah untuk belajar, menambah wawasan/ilmu pengetahuan dan sebagai sarana belajar. Maka jawabannya kuliah itu tidaklah susah. 

Sebaliknya. jika calon mahasiswa tujuan kuliahnya untuk gaya-gayaan, biar keren, biar di puji dan dan karena faktor eksternal. Maka, bisa jadi kuliah itu sulit. Apalagi jika jurusan yang diambil adalah jurusan yang tidak sesuai dengan bidang, bakat dan kesenangan kamu. 

Jadi,  sebelum memilih jurusan. Tidak ada salahnya kamu memahami dan mengenali diri kamu. Apa potensi, bakat, kesenangan dan tujuan hidup kamu nanti. Misalnya, jika kamu ingin menjadi seorang penyembuh, kamu bisa menjadi psikolog, dokter dan terapi.

Sebaliknya, jika kamu senang dengan dunia seni, kamu bisa kuliah di perguruan tinggi seni. Bagaimana? Sebenarnya kuliah itu menarik dan cukup fleksibel, banyak pilihan. 

Oh iya, jika kamu tidak bisa melewati susahnya kuliah maka kamu akan bisa terkena DO alias drop out lho. Ada kriterianya, coba deh pahami Kriteria Mahasiswa Drop Out.

Masa-Masa Sulit Kuliah

Masa Sulit di Perkuliahan
Masa Sulit di Perkuliahan

Terkhusus buat kamu yang baru lulus sekolah SMA/K/MA dan mendaftarkan diri ke kampus, kamu pasti akan menemukan beberapa kesulitan selama kuliah.

Jika demikian yang terjadi, kamu tidak perlu merasa terintimidasi dan paling menderita sendiri di dunia karena itu fase dan siklus yang dirasakan oleh mahasiswa baru. Adapun masa-masa sulit kuliah yang paling umum, sebagai berikut. 

1. Semester awal (penyesuaian dr SMA ke Kuliah)

Semester awal adalah masa yang paling sulit bagi mahasiswa baru. Karena di semester awal ada banyak kebiasaan yang berbeda dari masalah sekolah dan kuliah. Mulai dari teman, tujuan belajar (tempat belajar), tenaga pengajarnya juga orang baru dan juga mata pelajaran yang akan dipelajari juga akan banyak berubah. Sehingga ada banyak hal yang harus disesuaikan. 

Penyesuaian dari SMA ke kuliah seperti di atas memang tidak mudah. Belum lagi Ketika memasuki masa-masa ospek, maka akan banyak hal yang baru dan unik yang bisa jadi menjadi masa-masa sulit selama kuliah. Meskipun demikian, tidak perlu khawatir dan cemas, karena kesulitan hanya serangkaian proses yang hanya perlu dijalani saja. 

2. Semester tengah awal 

Masa-masa sulit kuliah yang umum dikeluhkan adalah masa semester tengah awal. Nah, di masa inilah biasanya kamu akan dihadapkan pada tugas-tugas kampus yang mulai seabrek. Apalagi jika kamu tipe mahasiswa aktif, yang ikut organisasi. Atau mungkin kamu mahasiswa yang sambil kerja part time? 

Salah satu tantangan terberat di semester tengah awal ini kamu harus bisa memanajemen waktu kuliah. Agar antara organisasi atau kerja partime kamu tetap berjalan lancar. Minimal, tugas apapun yang diberikan kampus tidak ada yang terbengkalai oleh urusan lain. 

3. Semester tengah akhir (Magang)

Selain beberapa waktu di atas, masih ada waktu yang cukup krusial dan cukup sulit bagi mahasiswa. Yaitu masa semester tengah akhir. Nah, di semester tengah akhir biasanya kamu akan mendapatkan tugas magang. Selama magang, tentu saja ada banyak program dan kegiatan yang lebih padat. Kamu juga harus menyesuaikan diri lagi dengan lingkungan baru.

Selama proses magang, kamu pun juga perlu menyiapkan data-data untuk dibuat laporan. Belum kendala dan masalah selama di menjalankan magang. Nah, ini akan menjadi masa sulit jika kamu juga punya aktivitas di luar kuliah seperti kerja. Jadi, pastikan untuk tetap semangat menjalani kuliah. 

4. Semester akhir (Skripsi / Tugas Akhir)

Masa-masa sulit kuliah yang bagian akhir adalah masa semester akhir. Nah, di semester akhir kamu akan dihadapkan pada tugas akhir, seperti membuat skripsi. Kendala paling umum saat membuat skripsi, banyak mahasiswa yang kesulitan bagaimana membuat metode penelitian, menentukan sampel, hipotesis dan metode penelitian dan masih banyak kesulitan lain. 

Ituah empat masa-masa sulit kuliah yang umum di keluhkan. Biasanya masing-masing mahasiswa merasakan itu sebagai masalah, ada pula yang merasakan bahwa itu bukan masalah. Semua tergantung dari sudut pandang kita menyikapinya.

Baca juga: Kumpulan Informasi Beasiswa Kuliah

Tips Melewati Perkuliahan Dengan Mudah

Tips melewati susahnya dunia kuliah
Tips melewati susahnya dunia kuliah

Buat kamu yang merasa bahwa kuliah itu susah, maka kamu butuh tips agar bisa melewati masa-masa sulit kuliah. Berikut beberapa tips yang bisa kamu coba.

1. Persiapkan mental 

Hal dasar yang harus dipersiapkan adalah kesiapan mental. Ketika mental kita sudah siap, maka kita bisa menjalani apapun ujian hidup dan akan selalu survive melewati masa-masa sulit selama kuliah. Sebaliknya, ketika mental kita belum siap, sekecil apapun masalah akan terasa berat. Jadi penting banget nih untuk menyiapkan mental. Karena mental inilah yang akan menjadi kekuatan dasar melawan seleksi alam secara alami. 

2. Manajemen waktu

Cara kedua, kamu juga perlu membiasakan untuk memanajemen waktu. Kamu bisa menata waktu kuliah, waktu mengerjakan tugas dan kapan waktunya hangout bersama teman atau waktunya bekerja. Umumnya, di tahap awal, sebagian besar kita mengalami kesulitan memanajemen waktu, karena belum terbiasa. Hal ini wajar, karena semua butuh pembiasaan diri. 

3. Tentukan Skala Prioritas 

Tidak dapat dipungkiri, selama kuliah akan ada banyak kegiatan. Baik itu kegiatan dari pihak kampus, adapun kegiatan yang sifatnya non akademik. Misalnya buat kamu yang bekerja paruh waktu. Nah, agar kuliah kamu tidak terganggu, tidak ada salahnya kamu membuat skala prioritas. 

Jadi, skala prioritas itu penting dan kamu dituntut memiliki kemampuan untuk mengklasifikasikan pekerjaan yang paling penting sampai yang tidak penting. 

4. Memahami jurusan dan kampus 

Mungkin bagi sebagian orang menganggap bahwa memahami jurusan kampus itu tidak penting. Padahal ini satu hal yang perlu diperhatikan. Setidaknya dengan memahami jurusan dan kampus kamu bisa menjadi bisa mengeksplorasi kegiatan yang ada di sana. Cara ini memudahkan kamu untuk beradaptasi. 

5. Belajar mandiri 

Tips yang terakhir adalah biasakan untuk belajar mandiri. Cara ini efektif untuk agar kamu tidak belajar sistem kejar semalam setiap akan ujian. Sistemnya sederhana. Sepulang kuliah, kamu bisa belajar pelajaran yang tadi di ajarkan. Atau sebelum kuliah kamu juga belajar. Belajar setiap hari, sedikit demi sedikit. Tetapi hasilnya jauh lebih maksimal. 

Jadi dapat disimpulkan bahwa kuliah itu sebenarnya tidak susah, jika kita memiliki kesadaran diri untuk belajar secara mandiri, dan rajin belajar sedikit demi sedikit. Agar ilmu yang kamu pelajari kaya muatan wawasannya. Kamu perlu mengandalkan buku-buku referensi kuliah. 

Buat kamu yang kebingungan mendapatkan buku-buku referensi kuliah. Kamu bisa langsung mengunjungi deepublish store. Di sana ada banyak buku referensi dari berbagai cabang ilmu. Untuk harga, kamu tidak perlu khawatir, karena ada selalu ada program menarik setiap bulannya. (Iruekkawa Elisa)

Baca juga: