Asisten Praktikum: Pengertian, Keuntungan, Serta Gaji

Asisten Praktikum

Bagi sebagian besar kalangan mahasiswa, menjadi asisten praktikum tentu menjadi salah satu hal yang cukup diidam-idamkan. Hanya mahasiswa tertentu saja yang bisa menjadi seorang asisten praktikum ketika menjalani masa perkuliahan.

Kali ini Duniakampus.id akan mengupas tuntas perihal asisten praktikum, mulai dari pengertian, keuntungan, tugas hingga gaji yang bisa didapatkan. Jadi simak artikel ini hingga akhir ya.

Apa Itu Asisten praktikum?

Asisten praktikum atau asisten laboratorium merupakan mahasiswa yang ditunjuk untuk mendampingi mahasiswa lain ketika sedang menjalani kelas praktikum di laboratorium.

Biasanya, mahasiswa yang dipilih untuk menjadi asisten praktikum akan diseleksi terlebih dahulu oleh dosen pengampu.

Selain itu, mahasiswa yang dipilih untuk asisten praktikum juga berasal dari angkatan atas dan sudah lulus di kelas yang diikuti, sehingga bisa membimbing dan mendampingi adik tingkat yang mengambil praktikum tersebut dengan baik.

Dalam prosesnya, asisten praktikum akan mendapatkan arahan langsung dari dosen pengampu mata kuliah terhadap materi yang akan diberikan di kelas nantinya.

Asisten praktikum juga akan bekerja sama dengan teknisi laboratorium untuk mendapatkan bantuan-bantuan yang mungkin diperlukan ketika kelas berlangsun.

Keuntungan Menjadi Asisten praktikum

Ketika menjadi asisten praktikum, kamu mungkin akan mendapatkan berbagai macam keuntungan yang mungkin tidak akan dirasakan oleh mahasiswa lainnya.

Beberapa keuntungan yang akan kamu dapatkan ketika menjadi asisten praktikum di antaranya.

1. Mengasah Kemampuan Akademik yang Dimiliki

Mendampingi mahasiswa yang mengikuti praktikum di laboratorium sama halnya dengan kamu memperhatikan ulang materi dan praktek yang pernah didapatkan sebelumnya.

Menjadi seorang asisten praktikum secara otomatis akan membuatmu mengulang kembali ilmu-ilmu yang sudah pernah didapatkan.

Hal ini tentu akan berdampak baik bagi dirimu, sebab selagi mendampingi mahasiswa lain di kelas, kamu juga bisa mengasah kemampuan akademik yang dimiliki ketika menjadi asisten praktikum dengan mempelajari kembali materi yang sudah pernah dipelajari sebelumnya.

2. Menambah Relasi

Sebagian dari kamu mungkin merasakan, ketika semakin menjadi senior di kampus, maka teman-teman maupun relasi yang dimiliki juga semakin berkurang.

Teman-teman angkatan yang sudah mulai lulus atau memiliki kesibukan lain di luar kampus membuat hal ini mungkin saja dirasakan oleh setiap mahasiswa senior.

Namun, ketika kamu menjadi asisten praktikum, momen ini bisa saja tidak terjadi.

Tugas asisten praktikum yang mendampingi mahasiswa angkatan bawah di kelas bisa menambah relasi yang dimiliki.

Jadi, kamu bisa lebih mengenal mahasiswa lain yang berada di angkatan yang lebih muda dan begitupun sebaliknya.

3. Management Waktu

Kamu harus bisa membagi waktu ketika menjadi asisten praktikum. Kesibukan yang bertambah bisa jadi mengganggu waktu kuliahmu jika tidak bisa mengatur jadwal dengan baik.

Oleh sebab itu, dibutuhkan kesadaran management waktu yang baik agar setiap kewajibanmu bisa terlaksana dengan maksimal.

4. Mendapatkan Penghasilan Tambahan

Manfaat terakhir yang bisa kamu dapatkan ketika menjadi asisten praktikum adalah bisa mendapatkan penghasilan tambahan dengan gaji yang didapatkan.

Pendapatan ini tentu bisa menambah uang saku yang didapatkan ketika sedang berkuliah, sehingga bisa menjadi tambahan ketika kamu menginginkan sesuatu untuk dimiliki.

Tugas Asisten Praktikum

Perlu diingat, meskipun banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan ketika menjadi asisten praktikum, kamu tetap harus mengetahui bahwa posisi ini memiliki tugas dan tanggung jawab yang harus dijalani dalam setiap prosesnya.

Tugas dan tanggung jawab yang harus dijalankan oleh seorang asisten praktikum adalah.

1. Koordinasi dengan Dosen dan Teknisi Laboratorium

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, dalam prosesnya seorang asisten dosen akan berhubungan langsung dengan dosen pengampu mata kuliah dan teknisi yang ada di laboratorium.

Oleh karena itu, seorang asisten praktikum wajib melakukan koordinasi dengan dua orang tersebut agar praktikum yang dilakukan bisa berjalan lancar sesuai dengan yang diarahkan.

2. Melaksanakan Pendampingan dan Pengarahan

Asisten praktikum bertanggung jawab untuk memberikan pendampingan yang maksimal bagi setiap mahasiswa yang sedang mengikuti mata kuliah tersebut.

Selain itu, asisten praktikum juga bisa memberikan arahan khusus kepada teknisi laboratorium agar materi dan praktek yang dilakukan sesuai dengan perencanaan.

3. Menyiapkan Presensi dan Daftar Hadir

Asisten praktikum juga bertugas untuk menyiapkan presensi dan daftar hadir bagi setiap mahasiswa yang hadir di kelas.

Tidak hanya mahasiswa, asisten praktikum juga harus mempersiapkan presensi bagi dosen dan teknisi laboratorium yang nantinya akan berguna untuk dokumen administrasi dari kelas tersebut.

4. Menyusun Buku Petunjuk Praktikum

Sebelum memulai kelas, biasanya seorang asisten praktikum juga bertugas untuk menyusun buku petunjuk yang nantinya akan digunakan sebagai pedoman bagi setiap mahasiswa yang ikut di mata kuliah tersebut.

Dalam menyusun buku petunjuk ini, asisten praktikum bisa melihat atau mengambil contoh dari kelas sebelumnya, sehingga lebih bisa disempurnakan para praktikum selanjutnya.

5. Memberikan Penilaian Harian

Dalam tugasnya, asisten praktikum juga bisa memberikan penilaian harian kepada setiap mahasiswa yang ada di kelas tersebut.

Penilaian harian yang diberikan oleh asisten praktikum bisa berupa tes, praktikum, hingga hasil laporan.

6. Mengawasi Responsi

Selain memberikan penilaian laporan, asisten praktikum juga bertugas untuk memberikan pengawasan pada saat responsi yang diadakan di kelas tersebut.

Responsi merupakan tes yang diberikan oleh dosen pengampu, bisa berupa soal atau diskusi, yang berfungsi untuk mengukur sejauh mana pemahaman mahasiswa terhadap materi yang sudah disampaikan.

7. Membantu Pelaksanaan Implementasi Keselamatan Kerja di Laboratorium

Tugas terakhir dari asisten praktikum adalah memastikan setiap kegiatan yang berlangsung sesuai dengan pelaksanaan implementasi keselamatan kerja di laboratorium.

Hal ini bertujuan agar kegiatan kelas bisa berjalan dengan lancar, serta menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

Gaji Asisten Praktikum

Jika berhasil menjalankan tugas dengan baik, maka asisten praktikum akan mendapatkan hak-hak yang wajib diterima, salah satunya berupa gaji yang diberikan oleh pihak kampus.

Besaran gaji asisten praktikum ini biasanya berbeda-beda, tergantung dengan kebijakan yang ada di masing-masing kampus.

Meskipun demikian, rata-rata seorang asisten praktikum bisa mendapatkan penghasilan Rp20 ribu hingga Rp30 ribu setiap pertemuannya.

Jadi, apakah kamu tertarik untuk menjadi seorang asisten praktikum ketika menempuh pendidikan di perguruan tinggi? Selain asisten praktikum, di kampus ada juga yang namanya asisten dosen dan ini biasanya bakal menarik untuk kamu yang sudah berniat menjadi asisten praktikum. Mari, cek lebih detail mengenai Cara Menjadi Asisten Dosen.

Baca juga: