Pengabdian Masyarakat Mahasiswa: Contoh dan Manfaat

Pengabdian Masyarakat Mahasiswa

Pernahkah kamu mengabdi di masyarakat? Sebagai mahasiswa kamu dituntut untuk memiliki kualifikasi yang bagus. Tidak hanya dalam bidang pengetahuan, namun juga praktik di lapangan. Salah satu bentuk pengabdian yang bisa dilakukan adalah melalui program pengabdian masyarakat mahasiswa.

Apasih pengabdian masyarakat mahasiswa? Dan apa manfaatnya bagi masyarakat? Daripada penasaran, yuk simak informasi berikut!

Apa Itu Pengabdian Masyarakat Mahasiswa?

Kamu tentu tidak asing lagi dengan pengabdian masyarakat. Karena hampir di semua kampus, terdapat pengabdian masyarakat seperti bakti Sosial, Kuliah Kerja nyata, dan lain sebagainya.

Secara sederhana pengabdian mahasiswa merupakan kontribusi nyata dari ilmu yang dimiliki. Apa yang dipelajari di kampus dan pengalaman yang didapatkan selama menjadi mahasiswa sangat layak diterapkan di masyarakat. Momentum pengabdian itulah yang bisa dijadikan ajang untuk menunjukkan hasil dari upayanya duduk bertahun-tahun di bangku kuliah.

Perlu kamu ketahui bahwa mendapat nilai bagus dalam pengabdian tidak hanya membuat namamu harum di kampus. Namun juga memberikan kesan positif di lokasi mereka mengabdi. Oleh karena itu sudah selayaknya mahasiswa untuk melaksanakan tugasnya dengan baik.

Apa tujuan pengabdian masyarakat bagi mahasiswa?

Ketika melakukan pengabdian di masyarakat, kamu tidak boleh sembarangan loh. Ada perencanaan kegiatan dan target khusus yang harus dicapai oleh mahasiswa. Jika tidak, pengabdian tersebut tidak akan memberikan arti besar. Baik untuk masyarakat atau pihak kampus sendiri.

Perencanaan program yang matang dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lokasi menjadi dasar pengabdian yang tidak bisa ditawar. Karena hanya melalui perencanaan matang itulah, akan ditemukan target-target dan hasil dari proses pengabdian tersebut.

Dengan begitu program yang diamanahkan oleh pihak kampus tidak hanya menjadi formalitas belaka. Namun benar-benar memberikan dampak terhadap masyarakat, khususnya di wilayah tempat mahasiswa mengabdi.

Salah satu tujuan pengabdian mahasiswa adalah memberikan kontribusi secara nyata kepada masyarakat setelah ditempa dengan materi-materi dan pembelajaran di kampus. Praktik nyata di masyarakat ini tentu menjadi salah satu penentu bermanfaat atau tidaknya ilmu yang dimiliki.

Tidak hanya nilai kemanfaatan mahasiswa, namun pengabdian tersebut juga menjadi sarana kampus untuk menunjukkan eksistensinya di masyarakat. Jika kegiatan pengabdian itu sukses, maka kampus akan mendapatkan nama baik di masyarakat.

Hal tersebut sekaligus membuktikan bahwa kampus bukan hanya tempat untuk meningkatkan IQ. Namun lebih dari itu, di kampus juga diajarkan nilai dan sikap-sikap positif, penajaman EQ dan SQ.

Bahkan tidak hanya memberikan manfaat ke masyarakat, tujuan program tersebut juga untuk mengajarkanmu untuk bermasyarakat. Termasuk peduli sesama dan memikirkan kepentingan orang banyak.

Melalui program tersebut mahasiswa juga menjadi tahu suka-duka membangun komunikasi dengan masyarakat, berbagi satu sama lain, hingga ikut memikirkan kepentingan umum.

Karena bagaimanapun nanti ketika lulus, kamu akan menjadi bagian orang-orang terdidik yang berada di tengah-tengah masyarakat. Pelajaran ketika mengabdi di masyarakat melalui program pengabdian dari kampus menjadi salah satu bekal untuk menempatkan diri di masyarakat

Contoh tema pengabdian masyarakat mahasiswa

Selama mengikuti program pengabdian mahasiswa di masyarakat, kamu bisa mencari tema-tema yang cukup menarik. Berikut usulan tema dari penulis yang bisa menjadi referensi ketika melakukan pengabdian di masyarakat.

Di antaranya pelatihan pengembangan ekonomi kemasyarakatan, perlindungan, pengaduan masyarakat dan pengembangan ekonomi.

Baca juga: Peran mahasiswa dalam mewujudkan indonesia maju

Contoh program pengabdian masyarakat untuk mahasiswa

Berbicara soal Masyarakat, tentu erat kaitannya dengan hal-hal yang berhubungan dengan ekonomi. 

Dalam hal ini, mahasiswa bisa mengambil peran maksimal. Peran apa yang bisa dilakukan? Yuk simak bareng-bareng

1. Pelatihan pengembangan ekonomi kemasyarakatan

Untuk mendukung kemajuan ekonomi masyarakat, kamu bisa melakukan pelatihan yang berhubungan dengan pekerjaan masing-masing. Bagi Masyarakat dengan ekonomi menengah ke bawah, tentu hal seperti ini sangat bermanfaat.

Untuk pelaku UMKM misalnya, kamu bisa mendorong mereka untuk membuat inovasi-inovasi yang bisa meningkatkan pendapatan harian mereka.

Selain itu pemanfaatan media sosial juga bisa dilakukan. Karena banyak sekali media-media online yang dapat mendukung potensi naiknya angka penjualan.

Misalnya pelatihan promosi melalui Tiktok. Hal seperti ini sangat menarik di era sekarang. Banyak sekali kaum mager (malas gerak) yang lebih memilih berbelanja via online.

Siapa tahu setelah dipromosikan di tiktok, semakin banyak pembeli yang berminat sehingga omset pedagang bisa meningkat.

2. Perlindungan, pengaduan masyarakat, dan pengembangan ekonomi

Selanjutnya yang bisa kamu lakukan adalah perlindungan dan pengaduan persoalan di masyarakat. Tentunya di masyarakat cukup banyak persoalan terjadi.

Untuk kasus-kasus tertentu masyarakat biasanya membutuhkan pihak yang bisa memberikan perlindungan. Atau setidaknya menjadi tempat mereka mengadu dan berkeluh kesah.

Kedengarannya sederhana, namun dampaknya sangat luar biasa. Kamu bisa mengambil peran dalam hal ini dengan cara mengumpulkan tokoh-tokoh masyarakat, mencari dan memilih dari mereka yang memiliki kemampuan di bidang-bidang tertentu.

Misalnya ada warga yang sangat mengerti soal hukum. Dia bisa dimanfaatkan atau ditunjuk ikut membantu persoalan-persoalan masyarakat yang berhubungan dengan hukum.

Namun bukan berarti upaya perlindungan dipasrahkan kepadanya seratus persen, tentu tidak. Mahasiswa, khususnya yang berasal dari jurusan hukum, harus tetap ikut mendampingi.

Atau ada mahasiswa yang memiliki keahlian di bidang pertanian. Bisa membantu mensosialisasikan tata cara menanam yang baik dan benar. Sehingga petani tidak merugi dan hasil panen memuaskan.

Dengan begitu, dampak kehadiran mahasiswa akan benar-benar terasa di kalangan petani.

Bagi mahasiswa di bidang Kesehatan, bisa membuka layanan pemeriksaan gratis terhadap masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

Atau jika tidak ada mahasiswa jurusan kesehatan, pemeriksaan kesehatan gratis tetap bisa dilakukan dengan menggandeng puskesmas-puskesmas terdekat.

Dalam proses pemeriksaan tersebut, juga bisa sambil lalu diedukasi pentingnya hidup sehat dengan cara menjaga pola makan, pola istirahat dan lain sebagainya.

Bagi yang memiliki sakit berkelanjutan, mahasiswa juga bisa mengambil peran untuk melakukan controlling sebagai tindak lanjut dari pemeriksaan tersebut atau melalui pelatihan inovasi. 

Misalnya pelatihan penanaman tanaman hidroponik. Pelatihan tersebut cocok diberikan kepada masyarakat yang lahan pertaniannya sempit atau bahkan tidak memiliki lahan pertanian sama sekali karena penanaman dengan metode hidroponik tidak membutuhkan lahan luas. Sebab metode penanamannya tidak memakai tanah, melainkan air.

Bagi mahasiswa jurusan hukum, bisa ikut membantu atau membuka pusat perlindungan perempuan dan anak. Hal seperti ini cukup penting untuk dilakukan di Masyarakat.

Mengingat jumlah anak yang menjadi korban pelecehan oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab cukup banyak di Indonesia. Termasuk di wilayah pedesaan.

Bahkan terkadang para pelaku bukanlah orang jauh. melainkan orang  terdekatnya sendiri.

Siapa tahu, kehadiran mahasiswa menjadi angin segar terhadap para korban untuk mendapatkan perlindungan. Baik perlindungan sosial, moral dan pengawalan di bidang hukum.

Itu tadi seputar pengabdian masyarakat mahasiswa. Gimana berminat untuk mengabdi di masyarakat? Hal ini bisa menambah pengalamanmu loh. So, lets do it!

Artikel terkait: Peran mahasiswa dalam pemberantasan korupsi

Baca juga: