Perbedaan IP dan IPK serta Cara Menghitungnya

Perbedaan IP dan IPK

Bagi kamu yang akan menempuh pendidikan di perguruan tinggi sebagai mahasiswa baru, apakah sudah mengetahui pengertian dan perbedaan dari IP dan IPK kuliah? Inilah yang kadang membuat mahasiswa bilang kalau kuliah itu susah. Padahal tidak sama sekali.

Dua istilah di dunia akademik ini akan sering kamu jumpai ketika menjalani perkuliahan dalam beberapa tahun ke depan. Lantas, apa pengertian dan perbedaan dari IP dan IPK kuliah ini? Simak ulasan lengkap Duniakampus.id tentang hal ini hingga bagian akhir ya.

Apa Itu IP Kuliah?

IP atau indeks prestasi merupakan penilaian yang diterima mahasiswa pada setiap semesternya. Biasanya, istilah ini juga dikenal dengan sebutan IPS atau indeks prestasi semester.

IP ini akan menjadi ukuran keberhasilan setiap mahasiswa dalam memahami mata kuliah yang dia ambil untuk semester tersebut.

Sebab, dalam IP ini setiap mahasiswa akan mengetahui nilai akhir dari mata kuliah yang mereka ikuti. Hal ini bisa menjadi bahan acuan dan evaluasi sebelum menghadapi semester baru nantinya.

Kamu bisa mengetahui IP yang didapatkan pada semester tertentu dengan melihat hasil studi yang ada di portal akademik masing-masing.

Cara Menghitung IP Kuliah

Penilaian yang diterapkan di perguruan tinggi berbeda dengan nilai yang digunakan ketika berada di bangkus sekolah. Jika sekolah menggunakan skala penilaian 0 hingga 100, maka di kampus kamu hanya akan menemukan penilaian dari skala 1 hingga 4 saja.

Skala penilaian IP ini didapatkan dari nilai mata kuliah yang diraih oleh setiap mahasiswa pada semester tersebut.

Nilai mata kuliah ini juga berbeda dengan apa yang bisa kamu temukan di bangsu sekolah. Penilaian mata kuliah biasanya menggunakan predikat huruf, seperti A, B, C, D, hingga E.

Terkadang, beberapa kampus juga menerapkan nilai plus (+) dan minus (-) pada masing-masing predikat tersebut, seperti A-, B+, dan seterusnya. Meskipun demikian, predikat ini jika dikonversikan masih berada di skala penilaian 1 hingga 4, sama seperti angka yang dimunculkan dalam IP nantinya.

Perhitungan IP di akhir semester akan dilihat dari nilai akhir mata kuliah sekaligus SKS yang kamu ambil pada semester tersebut. SKS merupakan beban studi pada setiap mata kuliah tertentu.

Semakin besar jumlah SKS pada satu mata kuliah, maka akan semakin besar pula pengaruhnya pada IP yang akan kamu dapatkan di akhir semester.

Misalnya, IP yang didapatkan bisa jauh menurun jika kamu mendapatkan nilai C di mata kuliah dengan bobot 5 SKS jika dibandingkan dengan mata kuliah yang berbobot 3 SKS.

Begitupun sebaliknya, IP-mu bisa tertolong jika kamu bisa mendapatkan nilai bagus di mata kuliah yang berbobot SKS besar, meskipun kurang maksimal di kelas lainnya yang memiliki bobot SKS lebih kecil.

Oleh sebab itu, kamu mesti mempertimbangkan matang-matang mata kuliah yang diambil agar bisa mendapatkan nilai yang baik di akhir semester nantinya.

Manfaat IP Kuliah Bagus bagi Mahasiswa

Ketika menempuh pendidikan di perguruan tinggi, setiap mahasiswa tentu menginginkan bisa mendapatkan nilai terbaik di setiap mata kuliah yang mereka jalani.

Berikut beberapa manfaat yang bisa kamu rasakan ketika berhasil mendapatkan IP kuliah yang baik.

1. Jumlah SKS di Semester Depan

IP yang kamu dapatkan di akhir akan sangat berpengaruh pada jumlah SKS yang bisa diambil pada semester yang akan datang.

Seorang mahasiswa bisa mengambil maksimal 24 SKS setiap semesternya. Meskipun demikian, tidak semua mahasiswa bisa mengambil jumlah maksimal ini begitu saja.

Hanya mahasiswa yang berhasil mendapatkan IP 3,00 saja yang bisa memilih mata kuliah hingga jumlah SKS maksimal pada semester depan. Sementara itu, mahasiswa yang tidak mencapai angka ini hanya bisa mengambil mata kuliah dengan total SKS di bawah standar maksimal.

2. Lebih Cepat Lulus Kuliah

Besaran SKS yang bisa diambil setiap semesternya akan berpengaruh dengan seberapa cepat kamu akan lulus kuliah nantinya. Untuk lulus sarjana, setiap mahasiswa harus menyelesaikan 144 SKS terlebih dahulu.

Jika setiap semester kamu bisa mendapatkan mata kuliah dengan jumlah SKS yang maksimal, maka akan semakin besar pula kemungkinan untuk lebih cepat lulus nantinya.

3. Berpengaruh kepada IPK Kuliah

Jumlah IP yang kamu dapatkan juga akan berpengaruh pada IPK kuliah. Semakin baik IP yang kamu dapatkan setiap semesternya, maka akan semakin bagus juga IPK kuliah yang didapatkan.

Lalu, apa yang membedakan IP semester dengan IPK Kuliah?

Apa Itu IPK Kuliah?

Sebelum membahas perbedaan kedua hal ini, perlu dipahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan IPK kuliah. Selain itu, penting bagi kamu untuk mengetahui bagaimana cara menghitung hal ini serta manfaat ketika berhasil mendapatkan nilai IPK yang bagus.

IPK atau indeks prestasi kumulatif merupakan nilai komulatif yang didapatkan oleh setiap mahasiswa dari semester awal hingga lulus. Sederhananya, IPK merupakan kumpulan nilai IP yang kamu dapatkan di setiap semesternya.

Nilai IPK yang didapatkan setiap mahasiswa bisa menjadi tolak ukur sejauh mana mereka berhasil memahami mata kuliah yang diambil sejak semester awal. Baik dan buruknya IPK seseorang juga akan berpengaruh hal-hal lain yang masih berkaitan dengan dunia perkuliahan.

Cara Menghitung IPK Kuliah

Sama seperti IP, penilaian IPK juga akan melihat nilai beserta SKS pada masing-masing mata kuliah. IPK ini juga menjadi nilai akhir yang akan kamu dapatkan ketika lulus kuliah nantinya.

Perhitungan IPK dilihat dari akumulatif nilai yang berhasil kamu dapatkan pada setiap semesternya. Seperti yang disebutkan sebelumnya, besar dan kecil nilai IP yang kamu dapatkan akan berpengaruh juga pada IPK kuliah.

Skala yang digunakan dalam penilaian IPK juga sama dengan apa yang diterapkan di IP, yakni di kisaran angka 1 hingga 4. Semakin besar nilai yang kamu dapatkan, maka semakin bagus juga IPK kuliahmu.

Manfaat IPK Kuliah Bagus bagi Mahasiswa

Banyak manfaat yang bisa kamu dapatkan ketika bisa mendapatkan IPK yang bagus ketika kuliah. Beberapa manfaat yang bisa didapatkan di antaranya.

1. Predikat Kelulusan

Setiap nilai IPK yang kamu dapatkan akan berpengaruh kepada predikat kelulusan nantinya. Terdapat tiga macam predikat kelulusan yang akan diterima oleh setiap mahasiswa yang lulus, yaitu memuaskan, sangat memuaskan, dan dengan pujian.

Predikat memuaskan akan didapatkan bagi setiap mahasiswa yang mendapatkan IPK di kisaran angka 2,76 hingga 3,00. Kemudian, predikat sangat memuaskan diberikan kepada mahasiswa dengan IPK 3,01 hingga 3,50.

Terakhir, predikat dengan pujian akan didapatkan oleh mahasiswa dengan IPK 3,51 hingga 4,00. Biasanya, predikat ini juga dikenal dengan sebutan cumlaude, magna cumlaude, dan summa cumlaude.

2. Mendaftar Beasiswa dan Magang

Nilai IPK yang bagus juga bisa kamu gunakan untuk mendaftar beasiswa pendidikan. Hal ini tentu akan sangat bermanfaat bagi kamu, khususnya yang berasal dari keluarga kurang mampu agar tetap bisa melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.

Selain itu, nilai IPK juga bisa kamu gunakan untuk mendaftar magang di beberapa perusahaan. Dengan demikian, kamu bisa menerapkan ilmu yang sudah didapatkan sekaligus memiliki pengalaman untuk praktek langsung di dunia kerja.

3. Berpengaruh untuk Mendaftar Pekerjaan

Beberapa perusahaan masih melihat IPK sebagai salah satu syarat ketika seseorang ingin melamar kerja. Biasanya, standar IPK yang diterapkan untuk mendaftar kerja berada di nilai 3,00.

Perbedaan IP dan IPK

Setelah mengetahui penjelasan rinci tentang IP dan IPK, maka informasi selanjutnya yang harus kamu ketahui adalah perbedaan dari kedua hal ini.

Perbedaan dari IP dan IPK terletak pada.

1. Jangka Waktu Penilaian

Periode waktu penilaian IP jauh lebih singkat jika dibandingkan dengan IPK. Penilaian IP hanya berdasarkan pada nilai mata kuliah untuk satu semester saja.

Di sisi lain, jangka waktu penilaian IPK jauh lebih lama, mulai dari semester awal ketika mahasiswa baru mulai kuliah hingga dia lulus nantinya.

2. Jumlah SKS Mata Kuliah

Sama seperti jangka waktu, jumlah SKS dalam penilaian IP juga lebih sedikit jika dibandingkan dengan IPK. Jumlah SKS maksimum yang tercantum dalam IP setiap semesternya hanya berjumlah 24 saja.

Sementara itu, jumlah SKS IPK akan terus bertambah seiring berjalannya waktu hingga mencapai angka standar minimal kelulusan, yaitu 144.
Sudah paham dengan pengertian dan perbedaan dari IP dan IPK kuliah bukan? Dapatkan terus informasi terbaru lainnya tentang kehidupan di perguruan tinggi dengan membaca artikel lainnya yang ada di Duniakampus.id.

Baca juga: