Kendala Magang yang Muncul dan Cara Mengatasinya

Kendala yang Muncul Saat Magang

Magang merupakan langkah penting dalam pendidikan dan karier seseorang. Selama magang, mahasiswa berkesempatan untuk mengaplikasikan ilmunya ke dalam dunia nyata, memperluas jaringan, dan mengembangkan keterampilan sesuai bidang yang diminati.

Meskipun begitu, ada beberapa kendala yang dialami mahasiswa saat magang. Apa saja sih kendala tersebut? Dan bagaimana cara mengatasinya? Lets goo kita bahas

Kendala magang dan cara mengatasinya

Perjalanan saat magang pasti tidak semulus yang dibayangkan. Ada beberapa kendala yang menyertainya. Tak perlu khawatir, semua masalah pasti ada solusinya. Apa saja kendala dan solusi tersebut? Yuk simak informasi berikut.

1. Kesenjangan antara teori dan praktik

Salah satu tantangan utama mahasiswa magang adalah kesenjangan antara pengetahuan teoritis yang dipelajari selama kuliah dengan praktik langsung di lapangan. Terkadang, apa yang diajarkan di kelas tidak sepenuhnya sesuai atau tidak mencakup semua aspek yang dibutuhkan dalam pekerjaan sehari-hari.

Untuk mengatasi kendala tersebut, mahasiswa magang harus belajar dari pengalaman ketika praktik, bertanya kepada mentor atau teman kerja yang lebih tau dan berpengalaman serta mencari peluang untuk mengintegrasikan pengetahuan teoritis dengan tugas yang dikerjakan.

2. Kurangnya pengaruh dan otoritas

Karena berstatus sebagai mahasiswa magang, mereka dianggap kurang berpengaruh dan mempunyai otoritas terbatas di tempat kerja. Hal ini menjadi kendala untuk mendapatkan tanggapan atau respon positif dari rekan kerja atau atasan.

Untuk mengatasi kendala tersebut, mahasiswa magang harus tetap profesional, tekun, dan berkomunikasi secara efektif bersama tim kerja. Dengan mendapatkan kepercayaan dan hasil kerja yang berkualitas, mahasiswa magang bisa memperoleh pengaruh lebih besar seiring dengan berjalannya waktu.

3.  Kurangnya bimbingan yang memadai

Beberapa perusahaan kurang memberikan bimbingan yang memadai kepada mahasiswa magang. Hal ini terjadi jika mentor atau supervisor tidak mempunyai cukup waktu atau sumber daya untuk memberikan bimbingan yang dibutuhkan. Kendala ini bisa menghambat perkembangan mahasiswa magang dan membatasi kesempatan mereka untuk belajar.

Untuk mengatasi kendala tersebut, mahasiswa magang bisa berinisiatif sendiri dengan mencari sumber daya dan informasi yang dibutuhkan, seperti buku, sumber online, bertanya kepada kolega yang lebih berpengalaman, dan meminta bimbingan dari fakultas atau staf akademik di kampus.

4. Tuntutan tugas yang berat

Beberapa mahasiswa mendapatkan tuntutan tugas yang berat dan jadwal yang padat tergantung pada perusahaan dan posisi magang yang diambil. Beban kerja yang berat ini bisa menyebabkan stress dan rasa lelah berlebih.

Untuk mengatasi kendala tersebut, mahasiswa magang harus mengatur waktu dengan baik, menetapkan prioritas, istirahat yang cukup, dan berkomunikasi dengan atasan atau mentor.

5. Ketidakpastian mengenai jenjang karier

Meskipun magang dirancang untuk memberikan wawasan mengenai dunia kerja dan membangun jaringan profesional, terkadang mahasiswa merasa tidak pasti tentang jenjang karier mereka setelah selesai magang. Hal ini timbul karena ketidakpastian pasar kerja, kurangnya kejelasan jalur karier, atau bingung memilih karier yang tepat.

Untuk mengatasi kendala tersebut, mahasiswa magang harus berpikir strategis tentang tujuan karier jangka panjang, berinisiatif menjelajahi peluang karier yang ada, dan memanfaatkan jaringan profesional yang diperoleh selama magang.

Tips lain untuk mengatasi kendala saat magang

Selain solusi di atas, kamu juga bisa melakukan tips berikut ini ketika mengalami kendala saat magang:

1.  Selalu konsultasi dengan dosen pembimbing

Tidak bisa dipungkiri, dosen telah membantu banyak mahasiswa saat magang. Oleh karena itu mereka pasti mempunyai tips dan pengalaman untuk mengatasi kendala selama magang.

Gali informasi sebanyak-banyaknya dengan bertanya seperti perusahaan apa yang cocok untuk jurusanmu, apa saja yang harus dipersiapkan saat wawancara magang, perusahaan apa saja yang bekerjasama dengan universitas, bagaimana cara mempersiapkan CV dan portofolio yang baik, kendala apa saja yang dialami saat magang dan cara mengatasinya

2. Konsultasi dengan staff pengurus magang

Ketika mengalami kendala magang, kamu bisa konsultasi dengan staff pengurus magang. Mereka lebih tau dan berpengalaman terhadap segala sesuatu terutama kegiatan seputar magang.

Kamu bisa bertanya mengenai tugasmu selama magang. Dengan mengetahui detail deskripsi pekerjaan dan informasi terkait pekerjaan saat magang, kamu akan memperoleh gambaran dan tidak kaget ketika mengalami kendala. Jangan lupa terus belajar dari setiap kegiatan yang kamu lakukan ya.

3. Diskusi dengan teman kerja

Selama magang, jangan ragu untuk meminta kritik dan saran dari teman dan atasan. Diskusi tersebut untuk mengevaluasi kinerja mahasiswa saat menjalankan tugas dan meningkatkan efisiensi kerja pada tugas selanjutnya.

Tunjukkan bahwa kamu terbuka untuk menerima kritik dan saran yang membangun, terus belajar. dan meningkatkan kemampuan yang dimiliki.

4. Tingkatkan terus kemampuan yang kamu miliki

Kamu bisa meningkatkan kemampuanmu dengan mengikuti pelatihan online untuk mendapatkan nilai plus bagi dirimu sendiri. Hal ini memudahkanmu dalam mengerjakan tugas sehingga kamu bisa mendapatkan nilai akhir magang yang baik.

Sudut pandang mahasiswa

Sebagai mahasiswa kamu harus siap dengan segala tantangan yang ada. Hal ini akan semakin meningkatkan kemampuan problem solving dalam diri mahasiswa itu sendiri. Jadi jika mengalami kendala, berpikirlah terlebih dahulu untuk menemukan solusi terbaik.

Dalam menghadapi kendala tersebut, mahasiswa harus tetap gigih, berkomitmen untuk terus belajar, dan memanfaatkan kesempatan yang ada untuk mengembangkan kemampuan dalam dirinya.

Seberat apapun kendalanya, jika dihadapi dengan ketekunan dan dedikasi yang tinggi, pasti ada solusi untuk mengatasi kendala tersebut. Jadi, tetap semangat ya. Oh iya, baca juga nih beberapa artikel tentang magang lainnya.

Penulis: Devi Alfina

Baca juga: