Transkrip Nilai Kuliah: Pengertian, Kegunaan, dan Contoh

TRANSKRIP NILAI KULIAH

Sebagai mahasiswa, kamu pasti sudah familiar dengan yang namanya transkrip nilai. Tapi, tahukah kamu apa sebenarnya transkrip nilai itu, apa saja kegunaannya, dan bagaimana cara mendapatkannya?

Transkrip nilai kuliah merupakan dokumen resmi yang memuat daftar seluruh mata kuliah yang kamu tempuh selama berkuliah, beserta nilai yang kamu peroleh untuk setiap mata kuliahnya. 

Transkrip nilai memiliki banyak kegunaan, baik selama kamu berkuliah maupun setelah kamu lulus. 

Pada artikel ini, Duniakampus.id akan membahas lebih lanjut tentang transkrip nilai, termasuk pengertian, kegunaan, dan cara mendapatkannya. Selain itu, kami juga akan memberikan beberapa contoh transkrip nilai kuliah. Jadi, simak artikel ini sampai akhir, ya!

Apa itu Transkrip Nilai Kuliah

Transkrip nilai kuliah adalah salinan hasil studimu yang memuat nilai seluruh mata kuliah yang kamu peroleh selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Transkrip nilai kuliah memuat nilai semua mata kuliah yang kamu ambil mulai dari semester pertama hingga semester terakhir.

Selain nilai mata kuliah, transkrip nilai juga memuat informasi pribadimu, seperti nama lengkap, nomor induk mahasiswa (NIM), dan tanggal lahir. Transkrip nilai juga menunjukkan waktu kelulusanmu, bobot SKS, indeks prestasi (IP), dan status kelulusanmu.

Karena transkrip nilai memuat seluruh nilai dan informasi penting tentang studimu, dokumen ini biasanya hanya dikeluarkan saat kamu sudah menyelesaikan pendidikan dan dinyatakan lulus. Transkrip nilai ditandatangani dan disahkan oleh pimpinan program studi, seperti dekan, sebagai bukti keabsahannya.

Singkatnya, transkrip nilai kuliah adalah dokumen resmi yang merangkum seluruh pencapaian akademismu selama menempuh pendidikan.

Kegunaan Transkrip Nilai Kuliah

Transkrip nilai bukan hanya dokumen penting, tetapi juga memiliki banyak kegunaan bagi kamu sebagai mahasiswa. Berikut beberapa di antaranya:

1. Bukti prestasi akademik

Kegunaan transkrip nilai kuliah yang pertama adalah sebagai bukti pencapaian akademik kamu selama berkuliah. Di dalam transkrip nilai tercantum daftar nilai seluruh mata kuliah dan IPK yang kamu dapatkan. 

Transkrip nilai dengan IPK yang memuaskan dapat menjadi nilai tambah saat kamu melamar pekerjaan, menunjukkan bahwa kamu adalah seorang pekerja keras dan disiplin. Bagi kamu yang ingin melanjutkan studi ke jenjang S2 atau S3, IPK yang tinggi dapat meningkatkan peluang kamu untuk diterima di program studi pilihan.

2. Bukti telah menyelesaikan studi

Transkrip nilai baru bisa kamu dapatkan setelah menyelesaikan studi. Hal ini menjadi bukti bahwa kamu telah menyelesaikan studi, baik untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi maupun melamar pekerjaan.

3. Bukti alumni perguruan tinggi

Transkrip nilai memiliki kop dokumen yang mencantumkan nama perguruan tinggi tempat kamu berkuliah. Ini menjadi bukti bahwa kamu merupakan alumni dari perguruan tinggi tersebut, melengkapi bukti dari ijazah.

4. Memenuhi syarat melanjutkan studi

Kegunaan umum dari transkrip nilai adalah untuk melanjutkan studi. Bagi kamu yang ingin melanjutkan S2 setelah menyelesaikan S1, kamu perlu melampirkan ijazah dan transkrip nilai. Biasanya kampus meminta fotokopi yang sudah dilegalisir, meskipun beberapa tidak memerlukan legalisir.

5. Memenuhi syarat melamar pekerjaan

Meskipun tidak semua perusahaan mensyaratkannya, transkrip nilai terkadang dibutuhkan untuk memenuhi syarat administrasi saat melamar pekerjaan. Biasanya, pihak HRD meminta fotokopi transkrip nilai yang dilegalisir untuk memastikan kamu telah menyelesaikan studi dan siap bekerja full time.

Transkrip nilai dapat membantu kamu untuk bersaing dengan pelamar lain yang memiliki kualifikasi yang sama. Saat interview, transkrip nilai dapat menjadi bahan diskusi dan menunjukkan kepada pewawancara bahwa kamu adalah kandidat yang kompeten dan memiliki motivasi yang tinggi.

Cara Mendapatkan Transkrip Nilai Kuliah

Lantas bagaimana cara mendapatkan transkrip nilai kuliah? Satu-satunya cara untuk mendapatkan transkrip nilai adalah dengan menyelesaikan studi di jurusan yang kamu ambil. Kampus tidak akan mencetak transkrip nilai sebelum kamu lulus dan menyelesaikan tugas akhir.

Oleh karena itu, fokuslah pada studi dan selesaikan tugas akhir dengan sungguh-sungguh. Maksimalkan hasil sidang agar IPK-mu memuaskan dan kamu bisa segera lulus.

Setelah kamu lulus, kamu akan menerima transkrip nilai bersama dengan ijazah. Transkrip nilai ini adalah bukti akademik yang dapat kamu gunakan untuk melamar pekerjaan nantinya.

Apakah Transkrip Nilai Sama Dengan SK?

Mungkin sekarang yang menjadi pertanyaan adalah apakah transkrip nilai sama dengan SK? Jawabannya adalah tidak. Transkrip nilai dan SK (Surat Keterangan) adalah dua dokumen yang berbeda. Transkrip nilai memuat nilai seluruh mata kuliah yang diperoleh selama menempuh pendidikan, sedangkan SK berisi keterangan atas suatu hal, seperti keterangan lulus, keterangan tidak pernah menikah, dan lain-lain.

Transkrip nilai dikeluarkan saat kamu sudah menyelesaikan pendidikan dan dinyatakan lulus, sedangkan SK dapat dikeluarkan kapan saja untuk berbagai keperluan administrasi. Transkrip nilai memiliki format baku, sedangkan format SK bisa berbeda-beda tergantung kebutuhan.

Contoh Transkrip Nilai Kuliah

Bentuk dan isi transkrip nilai berbeda dengan ijazah. Ijazah hanya menunjukkan bahwa nama yang tertera di dalamnya telah menyelesaikan studi. Sedangkan transkrip nilai memuat detail nilai dan IPK.

Supaya kamu lebih paham lagi mengenai transkrip nilai dan bisa membedakannya dengan ijazah maupun dokumen lain. Berikut adalah beberapa contoh transkrip nilai seorang mahasiswa:

Penutup

Nah, itulah beberapa contoh transkrip nilai dari transkrip nilai kuliah. Setelah memahami pengertian, kegunaan, dan cara mendapatkan transkrip nilai kuliah, semoga kamu dapat memahami dan memanfaatkan transkrip nilai ini dengan baik, ya.

Selalu ingat bahwa transkrip nilai merupakan dokumen resmi yang mencerminkan prestasi akademik kamu selama berkuliah. Oleh karena itu, jagalah nilai kamu agar tetap tinggi dan pergunakan transkrip nilai dengan sebaik mungkin. Coba baca beberapa artikel ini yang relevan dengan transkrip nilai, siapa tau kamu butuh ini juga.

Baca juga: