KRS Kuliah: Pengertian, Cara Mengisi dan Contoh

KRS KULIAH

KRS dalam kuliah wajib kamu pahami. Biasanya mahasiswa yang baru masuk akan dihadapkan pada istilah-istilah baru dunia perkuliahan.

Salah satu istilah yang akan sering kamu temukan nanti adalah KRS. Teruntuk buat kamu yang masih asing dengan KRS, cara, tujuan dan seperti apa contoh mengisi KRS, maka artikel ini wajib kamu baca. 

Apa Itu Krs Dalam Kuliah

Apa sih KRS itu? KRS kepanjangan dari Kartu Rencana Studi. Sampai disini, setidaknya kamu sudah mendapatkan gambaran bukan? Yap! KRS adalah daftar mata kuliah yang akan kamu ambil nantinya. Jadi per semester nanti kamu harus mengisi mata kuliah. Masalah mengisi KRS, kamu juga harus melihat mata kuliah wajib dan pilihan.Pastikan kamu mengisi yang mata kuliah wajib-wajib dulu ya.

Tujuan Mahasiswa Melakukan KRS Kuliah 

Sepertinya tidak hanya kamu yang bertanya tujuan dari Kartu Rencana Studi (KRS). Sebenarnya ada banyak tujuan yang sifatnya memudahkan stakeholder perguruan tinggi dan memudahkan untuk mahasiswa itu sendiri. Kamu pasti penasaran,apa saja sih tujuan mahasiswa melakukan KRS kuliah?Temukan Jawaban singkatnya dibawah ini.

1. Sebagai Bukti 

Jadi salah satu tujuan KRS ini tidak sekedar lembar untuk mengisi mata kuliah saja loh. Tetap juga dapat dijadikan sebagai bukti bahwa kamu adalah mahasiswa yang terdaftar secara resmi. Dimana kamu pun sebagai mahasiswa memiliki hak memilih dan hak untuk mendapatkan ilmu pengetahuan secara jalur Pendidikan.

2. Syarat Kelulusan 

Kamu pasti tahu jika kuliah itu selain bertujuan belajar, juga bertujuan untuk menyelesaikan program pendidikannya bukan? Maka KRS secara tidak langsung sebagai salah satu syarat kelulusan dengan cara memenuhi mata kuliah wajib sesuai program studi yang diambil. 

3. Bukti Sebagai Mahasiswa Aktif 

KRS juga bertujuan bahwa kamu adalah seorang mahasiswa yang aktif kuliah dan sedang menyelesaikan program studi. Adapun cara mengisi KRS, yaitu dengan mengisi formulir di bagian awal semester sambil mengisi data formulir yang ada.

4. Mengatur Perjalanan Pendidikan Mahasiswa

Meski sekedar mengisikan mata pelajaran dan mengisi data yang ada di form, KRS berfungsi untuk mengarahkan dan mengatur perjalanan pendidikan mahasiswa. Ini sangat membantu kamu yang ingin menyelesaikan kuliah secara tepat waktu. Missal kamu ingin menyelesaikan dalam waktu 3 tahun setengah atau empat tahun. Nah, sebenarnya semuanya dapat di atur lewat pengisian KRS. Jika pengisian KRS kamu salah perhitungan, bisa memperlama waktu kuliah kamu.

5. Membuat Jadwal Dosen dan Kelas 

Sementara untuk pihak perguruan tinggi, pengisian KRS Mahasiswa akan membantu pihak kampus untuk merencanakan jadwal dosen, merencanakan kebutuhan kelas dan alokasi sumber daya akademik. sehingga semuanya dapat tersistematis. 

6. Pemantau Kemajuan 

Adapun tujuan dari KRS bagi perguruan tinggi,yaitu memantau kemajuan akademik mahasiswa. Sehingga pihak perguruan tinggi dapat memastikan bahwa mahasiswa tersebut lulus melalui jalur yang resmi formal atau ilegal.

Itulah beberapa tujuan mahasiswa melakukan KRS kuliah. Barangkali setelah kamu mengikuti program kuliah, kamu akan menemukan tujuan lain dari pengisian KRS ini. 

Bagaimana Jika Mahasiswa Terlambat Mengisi KRS? 

Meski sekedar mengisi mata kuliah saja, proses ini sangat penting. Terlalu pentingnya, hanya urusan terlambat mengisi krs bisa bisa mempengaruhi banyak hal. Kamu pasti penasaran, apa dampak yang ditimbulkan jika tidak mengisi atau terlambat mengisi krs, berikut dampaknya.

Ketinggalan pembelajaran kuliah 

Jika terlambat mengisi KRS, maka kamu akan ketinggalan pembelajaran kuliah. Sayangnya, kamu tidak hanya ketinggalan sehari atau dua hari. Tetapi selama satu semester. Tentu ini akan mempengaruhi target waktu kuliah. Apalagi jika kamu tipe mahasiswa yang ingin lulus tepat waktu. 

Tidak bisa mendapat nilai KHS

Ketika kamu telat mengisi KRS, maka otomatis kamu tidak bisa mengikuti kelas. Sehingga di semester yang kamu telat mengisi KRS menyebabkan kamu tidak mendapatkan nilai KHS. Yah, meskipun masalah ketinggalan mengisi KRS masih tetap bisa lanjut kuliah, rasanya tetap sayang karena sudah buang-buang waktu. 

Nama Kamu Tidak Terdaftar 

Meskipun kamu sudah resmi lolos masuk kuliah di perguruan tinggi, bukan berarti kamu bisa seenaknya saja saat. Hanya karena tidak mengisi dan mengumpulkan KRS tepat waktu, maka dampak yang akan kamu rasakan adalah nama kamu tidak terdaftar di daftar hadir kelas. Memang kamu mungkin saja bisa mengikuti kelas (khusus kampus yang kurang begitu ketat) tetapi secara administratif kamu tidak tercatat.

Sebagai Mahasiswa Ilegal

Jika kamu tetap masuk mengikuti kelas tanpa mengisi atau lupa mengisi krs, maka kamu dianggap sebagai mahasiswa illegal. Ketika kamu masuk dalam mahasiswa illegal, tentu rasanya aneh dan kurang nyaman. Baik itu di mata dosen maupun teman seangkatan kamu.

Bagaimana? Melihat dampak di atas, tentu saja kamu tidak ingin perjuangan masuk kuliah berujung sia-sia bukan?

Siapa Yang Memvalidasi Krs Mahasiswa 

Jadi ketika kamu resmi menjadi mahasiswa. Maka setiap fakultas memiliki dosen pembimbing akademik. Nah, beliaulah dosen yang memberi persetujuan terhadap KRS mahasiswa. Ketika kamu bingung, kamu juga dapat bertanya ke dosen pembimbing akademik kamu.

Apabila dosen pembimbing akademik kamu berhalangan saat harus validasi KRS, maka dapat digantikan oleh ketua jurusan atau ketua program studi.

Baca juga: Cara Chat Dosen Untuk Mengingatkan Jadwal Kuliah

Cara Mengisi Krs 

Buah mahasiswa yang baru pertama kali masuk, pasti merasa kesulitan bagaimana mengisi KRS bukan? Tampaknya ini pengalaman yang banyak dirasakan mahasiswa baru. Lalu bagaimana cara mengisi KRS? Langkah-langkahnya sebagai berikut. 

1. Menentukan metode pengisian KRS

Berbicara soal pengisian KRS, masing-masing dari Perguruan Tinggi memiliki caranya sendiri-sendiri. Ada yang dapat diisi secara online, namun ada juga yang merekomendasikan mengisi secara tradisional/manual. 

Pengisian secara manual, di isi langsung di atas selembar kertas. Sementara pengisian KRS secara online dapat diisi lewat platform resmi yang sudah disediakan oleh masing-masing perguruan tinggi. 

2. Pilih Mata Kuliah

Setelah menentukan metode pengisian KRS, kamu bisa mulai memilih mata  kuliah. Pilihlah mata kuliah wajib terlebih dahulu. Kamu bisa pilih mata kuliah berdasarkan program studi dan jenjang pendidikan Anda. Kamu pun juga dapat memilih mata kuliah berdasarkan dengan dosen yang mungkin kamu inginkan.

3. Periksa Jadwal

Hal terpenting saat memilih mata kuliah adalah memperhatikan jadwal jam mengajarnya. Jangan sampai kamu memilih mata kuliah yang memiliki hari dan jam yang sama. Sehingga Mengalami tumpang tindih jadwal kuliah. Tentu ini akan sangat merepotkanmu, dan dapat menghambat pembelajaran kamu.

4. Isi formulir 

Langkah ketika, jangan lupa untuk mengisi formulir. Pengisian formulir cukup mengisi kode mata kuliah,nama mata kuliah dan melihat informasi lain. Kamu hanya mengisi form yang sudah tersedia saja.

5. Verifikasi dan konfirmasi 

Setelah mengisi mata kuliah dan form, jangan lupa untuk periksa kembali. Apakah sudah akurat sesuai data atau belum. Jangan terburu-buru dan gegabah. Karena jika terjadi kesalahan input mata kuliah, nanti urusan kebelakang akan sedikit drama. Ketika kamu sudah merasa yakin, barulah bisa di konfirmasikan ke pendaftaran untuk proses verifikasi dan konfirmasi. 

6. Konsultasi

Tahukah kamu, jika salah mengisi KRS, bisa berdampak pada lama lulus kuliah loh. bahkan karena kesalahan menganalisa dan menghitung mata kuliah wajib dan pilihan, seorang mahasiswa bisa kena DO. Nah, untuk menghindari masalah seperti ini, kamu bisa konsultasi dengan dosen terkait mata kuliah yang kamu ambil. Tidak ada salahnya kamu bertanya. Karena bertanya lebih baik daripada ilmu kira-kira. 

7. Prioritaskan mata kuliah yang mengulang

Jika kamu sudah masuk ke semester dua, tiga dst. mungkin ada mata kuliah yang di ulang. Nah, saat mengisi KRS, pastikan prioritaskan mata kuliah yang mengulang terlebih dahulu. Kamu bisa memanfaatkan pengulangan ini untuk memperbaiki nilai agar IP kamu lebih baik. Kecuali kamu kaum bodo amat, yang tidak begitu peduli dengan nilai mepet, maka kamu bisa tetap gas lanjut.

Itulah beberapa cara mengisi KRS kuliah. Sebenarnya Ketika kamu masuk dan menjadi mahasiswa, semuanya akan berjalan dengan sendirinya. Bahkan,mungkin yang awalnya kamu bingung dan tidak paham, akan tahu seiring berjalannya waktu. 

Artikel terkait kegiatan mahasiswa lainnya.

Contoh KRS Kuliah Mahasiswa

Buat mahasiswa yang baru masuk kuliah, pasti penasaran dan bertanya-tanya bentuk KRS itu seperti apa sih? Nah berikut adalah contoh KRS Mahasiswa online.

Contoh KRS Kuliah
Contoh KRS Kuliah

Itulah sedikit ulasan seputar KRS dalam kuliah. Semoga lewat pembahasan ini kamu tidak perlu khawatir dan takut masalah ngisi KRS. Semoga bermanfaat. (Iruekkawa Elisa)

Baca juga: