Beasiswa LPDP: Jenis, Tujuan, Besar Bantuan, dan Persyaratan

mengenal beasiswa LPDP lebih lengkap

Mendengar tentang beasiswa LPDP pasti bikin kamu penasaran, kan? Nah, dalam artikel ini, kami akan membahas serba-serbi beasiswa LPDP. Mulai dari pengertian, jenis-jenis, tujuan, besar bantuan, serta persyaratan apa saja yang perlu dipersiapkan. Jadi, jangan sampai kelewatan info penting ini, ya!

Apa itu Beasiswa LPDP?

Buat kamu yang belum tahu, beasiswa LPDP adalah program beasiswa yang diselenggarakan oleh pemerintah Indonesia dengan memanfaatkan Dana Pengembangan Pendidikan Nasional (DPPN) yang dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). 

Dengan beasiswa ini, kamu bisa merasakan pendidikan tinggi di jenjang Sarjana (S1), program Magister (S2), hingga Doktoral (S3), baik itu di perguruan tinggi terbaik di dalam negeri maupun luar negeri.

Lalu, apakah beasiswa LPDP ini hanya terdiri dari satu jenis program saja? Yuk, kita ketahui lebih dalam!

Jenis Beasiswa LPDP

Beasiswa LPDP ini ternyata nggak hanya satu jenis program saja loh! Ada beberapa jenis program yang bisa kamu pilih sesuai dengan kebutuhan dan minat kamu. Ini di antaranya:

1. Beasiswa Afirmasi

Program ini mencakup Beasiswa Berkebutuhan Khusus/Difabel, Beasiswa Daerah Afirmasi, Beasiswa Prasejahtera, dan Beasiswa Santri. Beasiswa Afirmasi dirancang untuk mendukung siswa dengan kebutuhan khusus, siswa dari daerah terpencil, serta siswa berprestasi yang berasal dari kalangan prasejahtera atau santri.

2. Beasiswa Targeted

Jenis beasiswa ini diperuntukkan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS), 

anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Selain itu, ada juga Beasiswa Kewirausahaan yang memberikan dukungan untuk kamu yang punya semangat wirausaha.

3. Beasiswa Reguler

Beasiswa ini mencakup Beasiswa Reguler, Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia (PTUD), dan Beasiswa Co-funding. Program Beasiswa Reguler ini cocok nih bagi kamu mahasiswa Magister dan Doktoral yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri.

4. Beasiswa Kolaborasi

Program ini terkait dengan kegiatan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, mencakup beasiswa untuk guru, dosen, tenaga pendidik, serta beasiswa siswa berprestasi. Beasiswa ini nggak cuma memperluas wawasan akademik kamu, tetapi juga memberikan peluang buat  kamu berkontribusi secara langsung dalam pendidikan di Indonesia.

Nah, itu tadi dia jenis-jenis beasiswa LPDP. Jenis beasiswa mana nih yang kamu incar? Selain itu, ada pula tujuan beasiswa LPDP yang perlu kamu ketahui. Yuk, simak!

Tujuan Beasiswa LPDP

Jangan pikir beasiswa LPDP hanya sekadar kasih uang kuliah saja, ya! Nggak cuma itu. Tujuan beasiswa LPDP adalah untuk mencetak sumber daya manusia yang nggak cuma pintar, tetapi juga punya jiwa kepemimpinan yang tinggi. LPDP ingin melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan yang bisa membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.

Jadi, kalau kamu punya mimpi untuk jadi pemimpin di masa depan, beasiswa LPDP bisa jadi jalan pembuka buat kamu meraih impianmu!

Sampai di sini, kamu sudah mengenal apa itu beasiswa LPDP, jenis, serta tujuan beasiswa LPDP. Berikutnya, kami akan membahas berapa besaran beasiswa LPDP.

Besaran Beasiswa LPDP

Besaran beasiswa LPDP bervariasi, tergantung di mana kamu akan menempuh pendidikan nantinya, entah itu di dalam negeri ataupun luar negeri. Untuk lebih jelasnya, berikut rinciannya:

1. Uang saku beasiswa LPDP dalam negeri

Tergantung pada wilayah universitasnya, penerima beasiswa LPDP akan mendapatkan Dana Hidup Bulanan (Living Allowance) dengan rincian sebagai berikut.

  • Jakarta, Surabaya, Bandung, Makassar: Rp 4.000.000
  • Kota lain di Indonesia: Rp 3.600.000

2. Uang saku beasiswa LPDP luar negeri

  • Afrika Selatan: USD 800
  • Amerika Serikat: USD 2.200
  • Arab Saudi: USD 2.650
  • Australia: USD 2.000-2.200
  • Austria: USD 1.000
  • Belanda: USD 1.300
  • Belgia: EUR 1.200
  • Brasil: BRL 2.400
  • Brunei: BND 570
  • Chili: BSD 1.400
  • Denmark: EUR 1.300
  • Finlandia: EUR 1.000
  • Hong Kong: HKD 11.000
  • India: INR 29.000
  • Inggris: GBP 1.600
  • Italia: EUR 1.100
  • Jepang: JPY 170.000
  • Jerman: EUR 1.100
  • Kanada: CAD 1.800
  • Korea Selatan: KRW 1.300.000
  • Makau: MOP 7.600
  • Malaysia: MYR 2.300
  • Perancis: EUR 1.300
  • Polandia: EUR 560
  • Qatar: QAR 5.190
  • Rusia: USD 876
  • Selandia Baru: NZD 2.300
  • Singapura: SGD 1.500
  • Spanyol: EUR 1.150
  • Swedia: SEK 9.400
  • Swiss: CHF 2.050
  • Thailand: THB 21.500
  • Taiwan: USD 900
  • Tiongkok: CNY 5.700
  • Uni Emirat Arab: AED 5.250
  • Yordania: USD 700
  • Yunani: EUR 550

3. Tunjangan lainnya

Selain uang saku, LPDP juga memberikan beberapa tunjangan lain yang bisa bantu biaya studi kamu. Ini di antaranya:

  • Dana Kedatangan (Settlement Allowance): Dana ini akan diberikan pada awal masa studi, dengan besaran setara dua bulan uang saku di lokasi studi kamu.
  • Dana Penelitian: Jika kamu melakukan penelitian tesis di dalam negeri, kamu bisa mendapatkan dana penelitian dengan kisaran Rp 15 juta hingga Rp 75 juta.
  • Dana Publikasi Internasional: Bagi yang ingin mempublikasikan hasil penelitian di jurnal internasional, LPDP juga memberikan dukungan. Kamu bisa mendapatkan Rp 25.000.000 untuk jurnal kategori Q1 dan Rp 15.000.000 untuk jurnal kategori Q2.
  • Biaya Pendidikan: Beasiswa LPDP juga bisa mencakup berbagai biaya pendidikan, seperti UKT, pendaftaran, dan uang saku. Kamu bisa tenang karena LPDP akan mentransfer uang untuk biaya UKT langsung ke kampus.
  • Tunjangan Buku: Setiap tahun, kamu akan mendapatkan tunjangan buku sekitar Rp 10 juta. Jika kamu menempuh studi S2 selama 2 tahun, maka total tunjangan buku yang kamu terima akan mencapai Rp 20 juta.
  • Biaya Pendukung: LPDP juga memfasilitasi berbagai kebutuhan biaya pendukung, termasuk transportasi pulang-pergi dari domisili ke perguruan tinggi tujuan, resident permit, living allowance, visa, asuransi kesehatan dasar, dan kebutuhan lainnya yang telah disetujui oleh LPDP.
  • Transportasi Pulang-Pergi: LPDP memberikan transportasi pulang-pergi ke perguruan tinggi tujuan studi, dengan pesawat terbang sebagai pilihan transportasi yang disediakan.

Besaran beasiswa LPDP ini nggak main-main kan jumlahnya. Selama ini mungkin beasiswa LPDP dikenal hanya bisa untuk tingkat pendidikan S2 dan S3 saja, tapi apakah beasiswa LPDP bisa untuk S1? Untuk mengetahuinya, mari simak di penjelasan berikutnya.

Apakah Beasiswa LPDP Bisa Untuk S1?

Melansir dari Kompas.com, beasiswa LPDP bisa untuk mengejar pendidikan S1, baik di dalam maupun di luar negeri. Namun, peluang ini cuma tersedia untuk siswa SMA yang memiliki prestasi, seperti meraih juara dalam olimpiade akademik, seni, dan olahraga.

Untuk lebih jelasnya, mari simak apa saja syarat beasiswa LPDP untuk S1 di bawah ini.

Syarat Beasiswa LPDP Untuk S1

Menurut informasi dari situs beasiswa.kemdikbud.go.id, ada Beasiswa Prestasi Talenta yang ditujukan khusus untuk kamu yang berprestasi baik dalam hal akademik maupun non akademik di tingkat S1. Persyaratannya mencakup beberapa ketentuan, baik itu di dalam maupun luar negeri. Ini syarat-syaratnya:

1. Syarat beasiswa LPDP S1 dalam negeri

  • Menyerahkan salinan KTP.
  • Menunjukkan integritas kebangsaan sebagai Pelajar Pancasila calon penerus bangsa.
  • Melampirkan Surat Keterangan sehat jasmani dan bebas NAPZA.
  • Meraih juara 1 (emas), 2 (perak), atau 3 (perunggu) dalam lomba/internasional/nasional di 4 bidang pengembangan talenta.
  • Menyelesaikan pendidikan menengah atau sedang studi di Semester IV di Perguruan Tinggi.
  • Memiliki Letter of Acceptance (LoA) Unconditional dari Perguruan Tinggi yang diterima.
  • Mempunyai transkrip akademik dengan IPK minimal 3,25 (Sains, Riset, Teknologi) atau 2,75 (bidang lain) pada skala 4 bagi Mahasiswa on going.
  • Penerima beasiswa tidak dapat memindahkan PT/program studi kecuali karena alasan non-akademis seperti penutupan PT.
  • Beasiswa tersedia melalui jalur regular, afirmasi, dan disabilitas, dengan persyaratan tambahan untuk jalur afirmasi.
  • Calon Mahasiswa Difabel (Tuna Netra, Tuna Rungu, Tuna Wicara, Tuna Daksa) harus melampirkan surat kekhususan dari rumah sakit atau dokter spesialis.
  • Diperlukan persetujuan tertulis dari orang tua dengan materai 10.000 untuk calon mahasiswa Difabel.
  • Usia maksimal saat mendaftar adalah 22 tahun pada 31 Desember tahun pendaftaran.

2. Syarat beasiswa LPDP S1 luar negeri

  • Menyerahkan salinan KTP
  • Memiliki integritas kebangsaan sebagai Pelajar Pancasila calon penerus masa depan bangsa.
  • Menyerahkan Surat Keterangan sehat jasmani dan bebas NAPZA (Narkotika, Alkohol, Psikotropika dan Zat Adiktif).
  • Pernah memenangkan juara 1, 2, atau 3 dalam lomba/kompetisi/Festival tingkat internasional dan nasional dalam 4 bidang pengembangan talenta, atau diterima untuk melanjutkan studi S1 di 12 Perguruan Tinggi Utama Dunia yang ditetapkan oleh LPDP.
  • Sudah menyelesaikan studi pada pendidikan menengah sederajat atau sedang melaksanakan studi pada Perguruan Tinggi tertentu sampai dengan Semester IV.
  • Memperoleh Letter of Acceptance (LoA) Unconditional dari Perguruan Tinggi atau Surat Keterangan sebagai mahasiswa aktif di Perguruan Tinggi bersangkutan.
  • Transkrip akademik bagi mahasiswa on-going (Persyaratan IPK untuk Sains, Riset, dan Teknologi = 3,25 dan untuk 3 jenis bidang lainnya = 2,75 pada skala 4).
  • Kecakapan Bahasa Inggris (TOEFL ITP dengan skor 500 atau TOEFL iBT 80; PTE 58; IELTS 6,5).
  • Mengisi profil diri pada formulir pendaftaran online.
  • Menyusun personal statement.
  • Membuat Surat Pernyataan bermaterai Rp10.000 untuk berkomitmen memberikan kontribusi pada pembangunan Indonesia.
  • Pendaftar beasiswa yang telah ditetapkan sebagai penerima tidak dapat mengajukan perpindahan PT tujuan dan Program studi tujuan, kecuali ada kendala yang bukan masalah akademis.
  • Beasiswa diberikan pada jalur regular, jalur afirmasi, dan jalur disabilitas. Ketentuan tambahan tentang jalur afirmasi akan diatur lebih lanjut.
  • Batas usia mendaftar pada tanggal 31 Desember adalah paling tinggi berusia 22 tahun.
  • Menulis rencana studi dalam Bahasa Inggris.
  • Tidak harus linier dengan lomba yang dimenangkan.
  • Perpindahan memungkinkan dengan pembatasan persyaratan.
  • Melampirkan surat keterangan jenis kekhususan dari Rumah Sakit atau Dokter Spesialis (untuk Mahasiswa Difabel).
  • Melampirkan surat persetujuan dari orang tua dengan materai Rp10.000 (untuk mahasiswa Difabel).
  • Mengajukan surat permohonan pendamping jika Mahasiswa tidak mandiri (untuk mahasiswa Difabel).

Kesimpulan

Nah, itu tadi penjelasan lengkap tentang apa itu beasiswa LPDP. Mulai dari pengertian beasiswa LPDP, jenis-jenis, tujuan, besar bantuan, hingga persyaratannya. Beasiswa LPDP adalah program beasiswa pemerintah Indonesia yang mencakup pendidikan tinggi dari jenjang S1 hingga S3 baik di dalam negeri maupun luar negeri. 

Beasiswa LPDP punya beberapa jenis, yaitu Beasiswa Afirmasi, Beasiswa Targeted, Beasiswa Reguler, dan Beasiswa Kolaborasi. Tujuan beasiswa LPDP adalah untuk mencetak sumber daya manusia yang cerdas dan punya jiwa kepemimpinan tinggi, supaya bisa bawa Indonesia ke arah yang lebih baik. 

Besaran beasiswa LPDP bervariasi tergantung di mana kamu studi, dan ada tambahan tunjangan seperti Dana Kedatangan, Dana Penelitian, dan Biaya Pendukung. Beasiswa LPDP juga bisa untuk S1, baik di dalam negeri atau luar negeri, tetapi syaratnya lumayan ketat.

Kamu harus punya prestasi akademik bagus, surat keterangan sehat, dan integritas kebangsaan. Beasiswa ini juga mendukung kamu yang berkebutuhan khusus, dengan persyaratan tambahan.

Jadi gimana? sudah tertarik belum nih dengan manfaat yang ditawarkan oleh beasiswa LPDP? Tunggu apa lagi, segera persiapkan dirimu ya. Kalau misalnya mau tau alur mendaftar LPDP, bisa cek selengkapnya di Alur mendaftar beasiswa LPDP.

Jika kamu memiliki pertanyaan, jangan sungkan meninggalkannya di kolom komentar nanti biar Admin bales untuk lebih detailnya.

Dapatkan informasi terbaru tentang beasiswa dengan mengunjungi laman Info Beasiswa Terbaru.

Baca juga: