Tracer Study: Pengertian, Tujuan, dan Manfaat

apa itu tracer study

Kamu di sini apakah tahu dengan istilah tracer study? Istilah ini mungkin sedikit asing bagi kamu yang masih menjadi mahasiswa.

Akan tetapi, istilah tracer study biasanya cukup familiar bagi kamu yang sudah lulus dan menjadi alumni dari sebuah universitas.

Ingin tahu penjelasan lebih dalam tentang istilah ini? Yuk, simak ulasan Duniakampus.id tentang tracer study hingga akhir artikel ya.

Apa Itu Tracer Study?

Tracer study merupakan metode studi yang dilakukan oleh sebuah perguruan tinggi untuk melacak para alumni yang sudah lulus dari kampusnya. Biasanya metode ini ditujukan kepada alumni yang sudah lulus dari sebuah universitas selama dua tahun.

Ketika melakukan tracer study, sebuah kampus biasanya menyebarkan survei yang akan diisi oleh para alumninya. Hasil dari survei inilah yang nantinya akan diolah lebih lanjut oleh kampus untuk keperluannya masing-masing.

Tujuan dari Tracer Study

Secara umum, tracer study dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui umpan balik dan follow up dari para alumni yang sudah lulus dari sebuah perguruan tinggi.

Melalui survei yang disebar tersebut, perguruan tinggi akan mengetahui keberhasilan lulusan mereka dalam bertransisi dari dunia pendidikan ke dunia kerja. Dengan demikian, pihak kampus akan mengetahui tingkat kompetensi para lulusannya di lingkup profesional.

Dikutip dari laman LLDikti3, Kepala LLDikti Wilayah III Dr. Paristiyanti Nurwardani, M.P. menjelaskan bahwa lewat tracer study perguruan tinggi akan mengetahui pendidikan yang sudah mereka berikan akan cocok dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Melalui Tracer Study, perguruan tinggi dapat mengetahui apakah kurikulum dan program pendidikan yang mereka berikan sudah sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Dalam jangka panjang, hal ini dapat membantu perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang mereka berikan,” jelas Dr. Paristiyanti Nurwardani, M.P.

Manfaat Tracer Study bagi Kampus

Seperti yang sudah dijelaskan pada bagian sebelumnya, banyak manfaat yang akan didapatkan oleh kampus jika tracer study yang mereka lakukan bisa berjalan lancar. Selain itu, terdapat empat manfaat lain yang bisa dirasakan oleh kampus dengan menyebar survei kepada para alumninya, yaitu.

1. Pengembangan Kualitas Perguruan Tinggi

Mengetahui output alumni yang lulus dari perguruan tinggi akan bermanfaat bagi kampus untuk meningkatkan kualitas pendidikannya. Data yang sudah dikumpulkan bisa menjadi bahan evaluasi untuk melihat apakah ilmu yang sudah mereka berikan kepada para alumni sudah cocok dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

2. Akreditasi

Kualitas alumni juga akan berpengaruh kepada akreditasi sebuah program studi dan perguruan tinggi. Hasil dari tracer study akan dihitung sebagai capaian IKU1 yang nantinya akan berpengaruh pada saat pembaharuan akreditasi.

Semakin bagus kualitas dari alumni dalam dunia kerja, akan semakin besar pula kesempatan untuk mempertahankan atau meningkatkan akreditasi yang sudah dimiliki sebelumnya.

3. Database Alumni

Hasil survei dari tracer study juga bisa menjadi database alumni bagi kampus. Mengetahui kualitas para lulusan bisa menjadi modal bagi perguruan jika suatu waktu membutuhkan bantuan dari alumni untuk kegiatan kampus, seperti memberikan motivasi bagi mahasiswa yang akan masuk ke dunia kerja nantinya.

4. Kesempatan Magang bagi Para Mahasiswa

Tracer study bisa membuka kesempatan kerja sama antara sebuah perguruan tinggi dengan perusahaan tempat para alumni bekerja. Kerja sama ini nantinya bisa digunakan sebagai wadah untuk mahasiswa bisa mencari pengalaman kerja dengan magang di tempat tersebut.

Dengan demikian diharapkan para mahasiswa akan lebih siap dan mengenal dunia kerja ketika mereka lulus nantinya.

Baca juga: Surat Keterangan Aktif Organisasi

Contoh Tracer Study Alumni

Terdapat beberapa poin yang bisa kamu temui ketika mengisi kuisioner tracer study. Setidaknya terdapat lima poin yang umumnya ditanyakan ketika mengisi survei tersebut, yaitu.

1. Data Pribadi

Pada bagian ini kamu akan mengisi informasi seputar data pribadi, mulai dari nama hingga alamat lengkap.

2. Riwayat Pendidikan

Poin kedua yang akan ditanyakan adalah riwayat pendidikanmu di kampus tersebut. Kamu bisa mengisi beberapa hal yang berkaitan dengan riwayat pendidikan, seperti tahun masuk dan lulus, hingga kegiatan ketika di kampus.

3. Riwayat Pekerjaan

Kamu juga akan ditanya riwayat pekerjaan yang sudah kamu lakukan setelah lulus pendidikan di perguruan tinggi.

4. Relevansi Pendidikan dengan Pekerjaan

Pada bagian ini, kampus akan melihat apakah pekerjaan yang sedang kamu lakukan ada kaitan dan relevansinya dengan pendidikan yang ditempuh sebelumnya.

5. Indikator Daya Saing dan Masukan bagi Kampus

Kamu juga akan ditanyakan tentang kemampuan daya saingmu di lingkup dunia kerja. Berdasarkan hal tersebut, kamu juga akan diminta untuk memberikan masukan bagi kampus agar bisa menciptakan lulusan yang kompeten ke depannya.

Itulah ulasan tentang tracer study yang nantinya akan kamu isi ketika sudah lulus dari perguruan tinggi. Dapatkan informasi lainnya seputar dunia perkuliahan dengan membaca artikel lainnya yang ada di Duniakampus.id.

Informasi penting lainnya.

Baca juga: