Cara Chat Dosen Ketika Izin Sakit Supaya Diterima Baik

cara chat dosen izin sakit

Apakah kamu ketika berkuliah pernah menghubungi dosen dengan cara via chat ketika berhalangan hadir di kelas karena sakit? Setiap mahasiswa yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi tentu pernah tidak bisa menghadiri dan absen dari kelas tertentu dengan alasan serupa. 

Ketika hal ini terjadi, biasanya mahasiswa tersebut akan meminta izin dengan berbagai cara, mulai dari mengirimkan pesan ke administrasi hingga menghubungi dosen pengampu via chat untuk meminta izin sakit.

Lantas, kenapa penting bagi setiap mahasiswa untuk mengabarkan pihak kampus ketika dirinya tidak bisa hadir ketika sakit, termasuk dengan menghubungi dosen pengampu via chat?

Kenapa Perlu Chat Dosen Ketika Sakit?

Kehadiran mengikuti kelas merupakan salah satu hal yang sangat penting untuk kamu perhatikan ketika mengikuti pendidikan di perguruan tinggi.

Setiap perguruan tinggi memiliki aturan tersendiri terkait kehadiran mahasiswa untuk menghadiri kelas yang ada di setiap semesternya. Biasanya setiap mahasiswa wajib mengikuti hadir minimal 75 persen dari keseluruhan jadwal pertemuan kelas. 

Jika tidak bisa memenuhi hal tersebut, setiap mahasiswa akan menerima konsekuensi, seperti tidak bisa mengikuti ujian akhir hingga tidak lulus di mata kuliah tersebut.

Nah, mengirimkan pesan chat kepada dosen ketika sakit berkaitan dengan hal ini. Ketika kamu sakit, maka kehadiranmu di kelas tidak dianggap sebagai absen atau alfa.

Dengan demikian, persentase kehadiran kelasmu tidak akan berkurang sehingga kemungkinan untuk lulus di mata kuliah yang diikuti masih terjaga.

Akan tetapi perlu diingat, sebisa mungkin cantumkan surat keterangan sakit dari dokter ketika kamu mengalami hal ini, agar pesan yang dikirimkan kepada dosen pengampu bisa lebih kredibel dan terpercaya.

Cara Chat Dosen untuk Izin Sakit

Berikut lima cara yang bisa kamu terapkan ketika mengirimkan chat ke dosen untuk izin tidak bisa mengikuti kelas ketika sakit.

1. Membuka Chat dengan Salam Pembuka

Ketika mengirimkan chat kepada dosen, pastikan agar kamu selalu membuka pesan yang dikirimkan dengan salam pembuka.

Kamu bisa menuliskan salam pembuka sesuai dengan waktu mengirimkan chat, seperti ‘selamat pagi’, ‘selamat siang’, atau ‘selamat sore’.

Selain itu, kamu juga bisa membuka pesan dengan salam, seperti ucapan ‘Assalamualaikum wr. wb.‘ jika sama-sama menganut agama Islam.

2. Memperkenalkan Diri

Setelah membuka pesan dengan salam pembuka, langkah selanjutnya yang bisa kamu lakukan adalah menuliskan perkenalkan diri.

Kamu bisa mencantumkan beberapa informasi, seperti nama lengkap, jurusan, angkatan, hingga kelas yang diikuti pada bagian ini.

Perkenalan diri ini akan mempermudah dosen untuk mengenali pengirim dari pesan yang kamu kirimkan untuk tidak bisa menghadiri kelas yang diampunya.

3. Menyampaikan Pesan Izin Sakit

Langkah selanjutnya yang bisa kamu lakukan adalah dengan menyampaikan maksud dari chat yang dikirimkan, yakni izin tidak menghadiri kelas karena sakit.

Pastikan maksud yang ingin disampaikan ini jelas dan tidak bertele-tele agar dosen bisa langsung menangkap isi dari pesan yang sudah kamu kirimkan tersebut.

4. Mencantumkan Surat Keterangan Sakit dari Dokter jika Ada

Kredibilitas chat yang dikirimkan untuk meminta izin akan semakin baik jika kamu bisa melampirkan surat keterangan sakit dari dosen atau pihak terkait.

Surat keterangan sakit ini akan menjadi bukti bahwa kamu benar-benar berhalangan dan tidak bisa mengikuti proses pembelajaran di kelas.

5. Tutup Pesan dengan Ucapan Terima Kasih dan Salam Penutup

Setelah semua informasi sudah tersampaikan dengan baik, tutup pesan kepada dosen dengan ucapan terima kasih dan salam penutup pada bagian akhir chat.

Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Mengirim Chat Izin Sakit ke Dosen

Selain mengetahui tata cara mengirimkan pesan, kamu juga harus memperhatikan beberapa aspek dalam mengirim chat kepada dosen, yakni.

1. Etika dalam Menulis Pesan

Tata cara berkomunikasi dengan dosen tentu berbeda dengan teman sebaya. Oleh sebab itu, butuh etika tertentu dalam menulis pesan yang ingin ditujukan kepada dosen.

Penting bagi setiap mahasiswa untuk bisa memperhatikan etika dalam menulis pesan ini, agar chat yang dikirimkan ke dosen bisa dibaca dan mendapatkan balasan sesuai dengan apa yang diinginkan.

2. Menggunakan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar

Selain etika penulisan, kamu juga harus memperhatikan penggunaan bahasa dalam menulis pesan kepada dosen.

Jangan menggunakan bahasa sehari-hari yang tidak formal ketika mengirimkan pesan untuk dosen.

Pastikan agar kamu selalu Bahasa Indonesia yang baik dan benar agar maksud yang kamu tuliskan dalam pesan bisa dipahami oleh dosen secara seutuhnya.

3. Waktu Mengirimkan Chat Izin Sakit Kepada Dosen

Kamu juga harus memperhatikan waktu ketika mengirimkan chat izin sakit kepada dosen. pastikan kamu untuk selalu mengirimkan pesan hanya di hari dan jam kerja saja.

Jika mengirimkan chat di luar waktu tersebut, bisa jadi pesan yang kamu kirimkan tidak terbaca dan diketahui oleh dosen pengampu kelas.

Baca juga: Panduan Cara Chat Dosen untuk Bimbingan Agar Dibalas

Contoh Chat Dosen untuk Izin Sakit

Berikut contoh pesan yang bisa kamu tuliskan dalam chat untuk meminta izin sakit kepada dosen.

Assalamualaikum wr. rb.

Selamat pagi, Bapak/Ibu dosen pengampu kelas. Mohon maaf apabila mengganggu waktunya.

Perkenalkan saya Irfan Jumadil Aslam, mahasiswa Ilmu Sejarah angkatan 2024. Saya merupakan salah satu mahasiswa yang mengikuti kelas Bapak/Ibu untuk mata kuliah Pengantar Ilmu Sejarah.

Saya mengirimkan pesan ini dengan maksud untuk meminta izin kepada Bapak/Ibu untuk tidak bisa menghadiri kelas pada hari ini karena sakit. Saya lampirkan juga surat keterangan sakit dari dosen dalam pesan ini sebagai bukti fisik atas izin saya.

Terima kasih banyak atas perhatian Bapak/Ibu. Mohon maaf apabila ada kesalahan kata dalam pesan yang saya tuliskan. Salam.

Contoh Chat Dosen untuk Izin Periksa Rumah Sakit

Kamu juga bisa meminta izin kepada dosen ketika ingin melakukan pemeriksaan ke rumah sakit. Kamu bisa menggunakan format pesan seperti.

Assalamualaikum wr. wb.

Selamat pagi, Bapak/Ibu pengampu kelas Pengantar Ilmu Sejarah. Sebelumnya mohon maaf telah mengganggu waktu dan kesibukannya di pagi hari.

Perkenalkan saya Irfan Jumadil Aslam, mahasiswa Ilmu Sejarah angkatan 2024. Saya merupakan salah satu mahasiswa yang mengikuti kelas mata kuliah Pengantar Ilmu Sejarah yang diampu oleh Bapak/Ibu.

Saya mengirimkan pesan ini dengan maksud untuk meminta izin kepada Bapak/Ibu karena berhalangan hadir pada kelas hari ini dengan alasan sakit. Saya berencana untuk melakukan pemeriksaan ke rumah sakit pada saat jam pembelajaran di kelas.

Saya akan mencantumkan surat keterangan sakit setelah menyelesaikan pemeriksaan di rumah sakit sebagai bukti fisik atas izin saya tidak bisa mengikuti kelas pada hari ini.

Sekian dan terima kasih. Mohon maaf apabila ada kata-kata yang tidak berkenan. Salam.
Apakah kamu sudah paham tentang tata cara mengirimkan pesan chat kepada dosen untuk meminta izin ketika sakit? Dapatkan informasi bermanfaat lainnya seputar kehidupan mahasiswa dengan terus membaca artikel lainnya yang ada di Duniakampus.id.

Artikel yang mungkin kamu sukai: Contoh Email Permohonan Magang Mahasiswa

Baca juga: