Panduan Cara Chat Dosen untuk Bimbingan Agar Dibalas

Cara chat dosen untuk bimbingan

Siapa saja nih, yang masih suka kebingungan dengan tata cara menghubungi dosen via chat untuk melakukan bimbingan?

Kemajuan teknologi informasi pada saat ini membuat setiap orang bisa semakin mudah untuk saling berkomunikasi. Banyak media sosial yang bisa digunakan untuk saling bertukar informasi, seperti WhatsApp, Telegram, Instagram.

Begitu pula bagi mahasiswa untuk berhubungan dengan dosen pembimbing ketika sedang menjalani skripsi maupun tugas akhir. Biasanya setiap mahasiswa akan mendapatkan nomor WhatsApp dari dosen pembimbing agar lebih mudah untuk berkomunikasi dalam urusan yang berkaitan dengan tugas akhir.

Akan tetapi, perlu kamu ketahui bahwa ada tata cara maupun etika ketika menghubungi dosen via chat agar pesan yang dikirimkan bisa mendapatkan balasan. Sebab, cara-cara dalam berkomunikasi dengan dosen tentu berbeda jika dibandingkan ketika kamu bertukar pesan dengan teman sebaya.

Jika salah dalam mengirimkan pesan yang tidak sesuai dengan etika, bisa-bisa skripsi yang sedang kamu kerjakan justru akan terbengkalai dan semakin menunda waktu untuk lulus dari pendidikan di perguruan tinggi.

Oleh sebab itu, penting bagi kamu untuk memahami bagaimana cara menghubungi dosen via chat secara baik dan benar agar proses pengerjaan skripsi yang sedang dilakukan bisa berjalan dengan lancar.

Kira-kira bagaimana cara chat dosen untuk bimbingan agar pesanmu bisa tersampaikan dengan baik serta mendapatkan balasan dari yang bersangkutan?

Cara Chat Dosen untuk Bimbingan Skripsi

Dalam mengirimkan chat kepada dosen, kamu mesti memahami beberapa etika yang harus diterapkan dalam pesan tersebut. Berikut lima cara yang bisa kamu terapkan ketika ingin mengirimkan chat kepada dosen untuk bimbingan skripsi maupun tugas akhir.

1. Pastikan Draft Skripsi Sudah Siap

Sebelum meminta jadwal bimbingan kepada dosen, pastikan bahwa kamu terlebih dahulu sudah mempersiapkan draft skripsi yang akan disetorkan.

Kebijakan setiap dosen untuk draft skripsi biasanya berbeda-beda. Beberapa dosen ada yang meminta mahasiswa bimbingannya untuk mengirimkan soft file draft skripsi yang sudah disusun terlebih dahulu melalui email ataupun media lainnya.

Selain itu, ada juga dosen yang meminta mahasiswanya untuk membawa langsung berkas fisik draft skripsi ketika jadwal bimbingan yang sudah ditentukan.

Pastikan kamu mempersiapkan draft skripsi ini sesuai dengan kebijakan dosen pembimbingmu agar proses konsultasi dan bimbingan bisa berjalan dengan lancar.

2. Dahului Chat dengan Salam dan Perkenalan Diri

Ketika mengawali chat yang akan dikirimkan kepada dosen, pastikan kamu membuka pesan tersebut dengan salam pembuka. Kamu bisa menggunakan beberapa macam pesan, seperti ‘Selamat pagi, Bapak/Ibu dosen’ atau ‘Assalamualaikum wr. wb.‘ sebagai salam pembuka.

Kamu juga bisa menambahkan kata ‘maaf’ setelah salam pembuka, seperti ‘maaf mengganggu waktu Bapak/Ibu dosen’. Kata ‘maaf’ ini bukan berarti kamu salah sudah mengirimkan pesan kepada dosen, akan tetapi hanya menunjukkan etika dan kesopanan kepada dosen pembimbing.

Pastikan juga kamu memperkenalkan diri di bagian awal pesan pembuka. Meskipun sudah sering bertemu dosen pembimbing, sebaiknya kamu masih tetap memperkenalkan diri agar dosen langsung mengetahui dari siapa pengirim pesan yang diterimanya.

Kamu bisa mencantumkan beberapa informasi dalam perkenalan diri ini, seperti nama lengkap, jurusan, dan angkatan.

3. Tuliskan Pesan ingin Konsultasi Skripsi

Setelah mengirimkan pesan pembuka, kamu bisa menuliskan maksud untuk konsultasi dan bimbingan skripsi dalam chat yang akan dikirimkan kepada dosen pembimbing.

Pastikan pesan yang kamu tulis secara ringkas dan tidak bertele-tele agar dosen pembimbing bisa langsung mengetahui maksud dari chat yang sudah dikirimkan.

4. Minta Jadwal ke Dosen untuk Waktu Konsultasi

Jangan lupa untuk meminta jadwal konsultasi kepada dosen pembimbing. Poin ini sangat penting agar kamu bisa mengetahui waktu untuk melakukan bimbingan skripsi.

Perlu diingat bahwa kamu harus menyesuaikan waktu konsultasi dengan waktu yang sesuai dengan jadwal dosen. Oleh sebab itu, lebih baik kamu menanyakan terlebih dahulu kapan jadwal dosen pembimbing bisa untuk melakukan konsultasi daripada langsung menyodorkan waktu tertentu.

5. Tutup Pesan dengan Terima Kasih dan Salam

Pastikan untuk selalu menutup pesan chat yang akan dikirimkan kepada dosen pembimbing dengan kata ‘terima kasih’ dan salam penutup.

Artikel menarik yang perlu kamu baca “7 Contoh Prestasi Akademik Mahasiswa“.

Tips Supaya Chat Dibalas Dosen

Sebagian mahasiswa mungkin pernah mengalami chat yang sudah mereka kirimkan tidak dibalas oleh dosen pembimbing dalam waktu lama. Hal ini seringkali membuat mahasiswa tersebut stres dan menambah beban pikiran karena progres pengerjaan skripsi tidak berjalan seperti yang seharusnya.

Momen ini mungkin saja terjadi karena ada kesalahan yang dalam penulisan pesan yang dilakukan oleh mahasiswa tersebut, sehingga chat yang sudah dikirim tidak dibalas oleh dosen yang bersangkutan.

Berikut beberapa tips yang bisa kamu jadikan acuan agar chat yang kamu kirimkan bisa mendapatkan balasan dari dosen.

1. Pastikan Chat Sesuai dengan Etika

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, pastikan kamu untuk selalu memperhatikan etika dalam mengirimkan pesan chat kepada dosen.

Jika kamu mengirimkan pesan yang sembarangan dan tidak sesuai etika, jangan heran chat yang sudah dikirimkan tidak akan dibalas oleh dosen dalam waktu lama.

2. Gunakan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar

Mengirimkan chat kepada dosen berbeda jika dibandingkan ketika kamu bertukar pesan dengan sebaya. Oleh sebab itu, gaya bahasa dalam mengirimkan chat kepada dosen juga perlu untuk diperhatikan.

Hindari penggunaan bahasa sehari-hari yang sering kamu gunakan ketika berkomunikasi dengan teman sebaya ketika mengirimkan chat kepada dosen. Pastikan untuk selalu menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar serta sesuai dengan aturan yang berlaku.

3. Perhatikan Waktu Mengirimkan Chat

Kamu juga harus memperhatikan waktu ketika mengirimkan pesan kepada dosen pembimbing. Usahakan sebisa mungkin kamu untuk mengirimkan pesan kepada dosen hanya pada saat hari dan jam kerja saja.

Sebab jika di luar jadwal tersebut biasanya dosen akan menghabiskan waktu untuk beristirahat dari rutinitas yang sudah dilalui. Jika kamu mengirimkan pesan di luar jadwal kerja, bisa jadi chat yang dikirimkan tidak terbaca dan tidak mendapatkan balasan.

4. Tidak Perlu Spam Chat

Seperti yang kamu ketahui, rutinitas dosen dalam kesehariannya cukup padat, mulai dari mengajar di kelas hingga melakukan penelitian. Jadi wajar jika pesan yang sudah kamu kirimkan mungkin akan lebih lama untuk direspon dan dibalas.

Ketika momen ini terjadi, kamu tidak perlu mengirimkan pesan berulang atau spam chat kepada dosen yang bersangkutan. Spam chat justru bisa mengganggu dosen dan malah membuat pesan yang sudah kamu kirimkan tidak dibalas.

5. Jangan Mengirimkan Pesan yang Terkesan Memerintah Dosen

Tips terakhir yang bisa kamu terapkan ketika mengirimkan chat kepada dosen adalah jangan menuliskan pesan yang terkesan memerintah.

Selalu perhatikan etika dalam mengirimkan chat agar pesan yang kamu kirimkan bisa mendapatkan balasan sesuai dengan apa yang diinginkan.

Baca juga: 7 Aplikasi Produktif untuk Mahasiswa

Contoh Chat Dosen untuk Bimbingan Skripsi

Berikut contoh chat yang bisa kamu gunakan untuk meminta jadwal bimbingan skripsi kepada dosen.

Assalamualaikum wr. wb.

Selamat pagi, Bapak dosen. Maaf mengganggu waktunya.

Perkenalkan saya Irfan Jumadil Aslam, mahasiswa Ilmu Sejarah angkatan 2024 sekaligus bimbingan skripsi Bapak.

Saya mengirimkan pesan ini dengan maksud untuk menanyakan perihal jadwal bimbingan skripsi. Sebab saya sudah menyelesaikan draft untuk bab 3 dan soft file sudah saya kirimkan juga lewat email. Kira-kira kapan Bapak memiliki waktu untuk melakukan bimbingan skripsi?

Sekian dan terima kasih. Mohon maaf apabila ada kata yang kurang berkenan. Salam.
Itulah contoh chat kepada dosen dan tata cara yang bisa kamu jadikan referensi. Jangan lewatkan informasi bermanfaat lainnya dengan terus mengikuti artikel terbaru yang ada di Duniakampus.id ya.

Baca kumpulan artikel khusus buat mahasiswa nih.

Baca juga: